Perkara Perjodohan, Pemuda Ini Hujani Calon Mertua dengan Tusukan hingga Tewas

Taufik Budi, Okezone · Sabtu 06 Maret 2021 22:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 512 2373567 perkara-perjodohan-pemuda-ini-hujani-calon-mertua-dengan-tusukan-hingga-tewas-Z9DNh6ZLQG.jpg Foto: Polres Magelang

MAGELANGPembunuhan sadis menggegerkan warga Magelang Jawa Tengah. Bukan hanya karena jasad korban terdapat banyak luka tusukan, ternyata pelaku adalah calon menantu yang akan dijodohkan dengan anak perempuannya.

Kapolres Magelang AKBP Ronald A. Purba, menyatakan, pelaku berinisial US (21) warga Dusun Jarakan RT 1/7 Desa Girirejo Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang. Sementara korban bernama Suparno (44) yang juga tercatat sebagai warga Tempuran Kabupaten Magelang.

Pembunuhan terjadi di Hotel Syailendra Jalan Syailendra Raya II Nomor 27, Sriyasan, Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Magelang, Sabtu (6/3/2021). Korban dan pelaku terlibat cekcok hingga terjadi penganiayaan hingga pembunuhan.

“Kejadiannya di Hotel Syailendra tadi pagi dini hari sekira pukul 05.00 WIB. Di mana hubungan antara pelaku dan korban adalah pernah sama-sama teman kerja. Kemudian ada asmara antara anak korban dengan pelaku. Jadi tersangka ini berniat dijodohkan dengan anak korban,” kata Ronald.

“Tapi ada permasalahan di antara keduanya, sehingga sempat terjadi cekcok antara korban dan tersangka di TKP. Tersangka gelap mata, mengambil pisau yang ada di jok motornya dan melakukan penganiayaan hingga korban meninggal dunia,” terangnya.

Pelaku secara membabi buta menyerang korban. Dia beberapa kali menusuk tubuh korban dengan pisau. Tak sampai di situ pelaku juga menyayat leher korban hingga kehilangan banyak darah dan meninggal dunia.

“(Korban menderita) luka di dada, kemudian punggung, dan di leher. Ada 12 luka, ada upaya-upaya pembelaan diri dari korban,” ungkapnya.

Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku keluar hotel menuju Mapolres Magelang untuk menyerahkan diri. Polisi telah mengamankan pelaku dan barang bukti dari lokasi kejadian. Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini