Polisi Dalami Traficking Kasus Pembunuhan Gadis ABG di Hotel

Antara, · Sabtu 06 Maret 2021 00:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 519 2373211 polisi-dalami-traficking-kasus-pembunuhan-gadis-abg-di-hotel-MTHCP07Glz.jpg ilustrasi: shutterstock

KEDIRI – Polres Kediri Kota, Jawa Timur masih mendalami kasus traficking atau perdagangan orang dalam kasus pembunuhan seorang wanita yang mayatnya ditemukan di hotel wilayah Kota Kediri.

(Baca juga: Polisi Tangkap Pembunuh Gadis asal Jabar di Hotel Kediri)

"Kami akan kembangkan. Jadi, modusnya dari Bandung banyak. Kami juga sudah dapatkan muncikarinya," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kediri Kota AKP Verawaty Thaib di Kediri, Jumat (5/3/2021).

Sebelumnya, kasus temuan mayat perempuan di bawah umur ditemukan pada Minggu (28/2) sekitar jam 16.15 WIB. Pengelola hotel melaporkan ada penemuan jasad bersimbah darah di kamar hotel.

(Baca juga: Menyesal Tunjuk Moeldoko sebagai Panglima TNI, SBY: Saya Mohon Ampun pada Allah)

Korban adalah M (16), warga Bandung, Jawa Barat. Ia datang ke hotel dengan empat orang, yakni D, kekasihnya, T rekannya yang juga masih di bawah umur 16 tahun, lalu N yang merupakan ibunda T, dan DI yang merupakan ayah dari T.

Polres Kediri Kota sebelumnya telah menyelidiki perkara tersebut. Polisi telah menetapkan status tersangka pada tiga orang yakni D, N, dan DI. Hingga kini, kasus itu terus dikembangkan.

Sementara itu, terkait kasus pembunuhan pada M, polisi telah berhasil menangkap pelaku pembunuhan, yakni RE (23), warga Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

Polisi awalnya mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi termasuk meneliti rekaman kamera pengintai. Petugas menemukan bahwa diduga pelaku menggunakan jasa ojek daring.

Petugas juga melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa penumpang itu indekos di Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Polisi akhirnya mempunyai cukup bukti dan melakukan penangkapan pada yang bersangkutan.

Adapun modus operandinya, pelaku berkenalan dengan korban M, lewat aplikasi daring. Keduanya akhirnya bertemu di sebuah hotel wilayah Kota Kediri.

Pelaku berniat membayar jasa korban, namun ternyata uang yang hendak diberikan tidak sesuai dengan kesepakatan. Saat itu, pelaku emosi dan menikam tubuh korban sehingga terjadilah pembunuhan tersebut.

Polisi juga terpaksa melumpuhkan kaki pelaku dengan timah panas. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti bantal, pisau, helm, jaket, sepatu, tas selempang, masker, hingga telepon seleluer.

Polisi akan menjeratnya dengan pidana, karena melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 subsider Pasal 355 ayat (2) KUHP atau Pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2004 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Korban masih di bawah umur, 16 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini