104 Santri di 2 Ponpes Indramayu Positif Covid-19

Toiskandar, iNews · Sabtu 06 Maret 2021 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 525 2373380 104-santri-di-2-ponpes-indramayu-positif-covid-19-qAKj45jvKw.jpg Santri di Ponpes Indramayu terpapar Covid-19. (Foto : iNews/Toiskandar)

INDRAMAYU - Sebanyak 104 santri di dua pondok pesantren (ponpes) di daerah Indramayu, Jawa Barat, dinyatakan positif virus corona (Covif-19). Temuan ini menjadi klaster baru Covid-19 di Indramayu.

Rincian 104 santri positif Covid-19 itu, sebanyak 72 di antaranya berasal dari Ponpes Abdurrahman Basuri di Kecamatan Sindang, Indramayu. Sementara 32 santri dan satriwati terpapar Covid-19 berada di Ponpes Al Urwatul Wutsqo yang juga berlokasi di Kecamatan Sindang. Mereka kemudian menjalani isolasi mandiri di dalam asrama ponpes.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Indramayu terpaksa melakukan pembatasan ruang gerak para santri agar tidak kontak erat dengan warga sekitar ponpes tersebut. Akses keluar masuk di kedua ponpes tersebut dijaga ketat.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Indramayu, Deden Bonny Koswara mengatakan, kasus penularan Covid-19 di dua ponpes tersebut diketahui setelah ada santri yang sakit. Setelah diperiksa, ternyata santri itu positif terpapar Covid-19.

"Sayangnya, santri positif tersebut tak dilaporkan ke satgas Covid-19 Kecamatan Sindang. Akibatnya, santri yang sakit itu, menularkan Covid-19 ke santri dan pengasuh ponpes," kata Deden.

Selanjutnya, ujar Deden, Satgas Covid-19 Indramayu melakukan rapid test antigen massal. Dari 111 sampel rapid test antigen di Ponpes Abdurrahman Basuri, 72 di antaranya positif. Kemudian di Ponpes Al Urwatul Wutsqo, 32 positif. Jadi total santri yang terpapar 104 orang.

Langkah yang dilakukan Satgas Covid-19 Indramayu, kata Deden, memilah santri dan pengasuh yang positif dan negatif. Kemudian, yang bergejala dan tidak bergejala. Bagi yang mengalami gejala sedang dan berat, dirujuk ke rumah sakit.

Baca Juga : Airlangga Beberkan Keberhasilan Pemerintah Hadapi Masa Pandemi Covid-19

"Walaupun tidak bergejala, tetapi tak memungkinkan untuk diisolasi mandiri di asrama ponpes, dirujuk ke tempat isolasi yang disediakan pemkab," kata Deden.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 meluas, Satgas Covid-19 Indramayu akan melakukan tracing di beberapa ponpes di Kabupaten Indramayu.

Baca Juga : TKW Brebes Sempat Terpapar Varian Baru Corona, Puluhan Tetangga Jalani Rapid Test Antigen

"Kami melakukan tracing ke sejumlah pondok pesantren di Indramayu," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini