TKA Korsel Penendang Karyawati di Subang Dipecat

Didin Jalaludin, Koran SI · Minggu 07 Maret 2021 02:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 525 2373607 tka-korsel-penendang-karyawati-di-subang-dipecat-LnLeY3MLDX.jpg foto: ist

SUBANG - PT Taekwang angkat bicara terkait video kekerasan oknum TKA asal Korea Selatan terhadap karyawati pabrik yang viral di media sosial. Manajemen langsung mengambil tindakan tegas berupa pemecatan terhadap oknum TKA yang bekerja di pabrik sepatu di Kabupaten Subang, Jawa Barat tersebut.

(Baca juga: Viral! TKA Asal Korsel Marahi dan Tendang Karyawati, Netizen: Proses Hukum!)

"Perusahaan memiliki kebijakan zero tolerance terhadap tindakan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja. Berlaitan (dengan video) itu kami sudah ambil tindakan tegas terhadap TKA itu, dia sudah kita keluarkan," kata perwakilan PT Takewang Epi Slamet, Sabtu (6/3/2021).

(Baca juga: Mahfud MD Singgung Kisruh PKB di Zaman SBY, Ini Reaksi Demokrat)

Kejadian bermula saat manejemen melakukan patroli protokol kesehatan dan penegakan disiplin terhadap peraturan perusahaan. Salah satunya adalah larangan makan di tempat kerja. Pada saat itu oknum TKA tersebut mendapati salah satu karyawati membawa makanan dan langsung menegur yang bersangkutan. Namun dalam peneguran tersebut terjadi kesalahpahaman.

Diduga kejadian itu membuat karyawan lain iba, lantas merekamnya melalui camera handphonenya. Tak lama kemudian rekaman itu viral di media sosial.

 Ada dua video yang menyebar, masing-masing berdurasi 30 detik. Dalam video itu memperlihatkan seorang pria warga negara asing marah-marah kepada karayawati pabrik. Video itu mendapat kecaman dari warganet. Salah satunya para pengguna Facebook.

Pengguna medsos ini meminta agar oknum TKA itu diberi sanksi hukum. Ada juga yang berkomentar pristiwa ini mengingatkan mereka pada masa penjajahan, dimana pada masa itu warga asing sebagai pendatang menyiksa warga pribumi.

"Syukurlah...ternyata kita masih dijajah di negara sendiri, dan merasa nyaman...

Rasa nasionalisme kita sudah tidak ada lagi... Tidak ada lagi pemimpin yang mengayomi rakyat..."tulis akun facebook Edy Supianto, mengometari video kekerasan tersebut.

"Gak di luar negri..gak didalam negri slalu saja diperlakukan sperti zaman kolonial,"tulis akun Facebook lainnya bernama Mas Doel.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinaskertrans Kabupaten Subang, Yeni Nuraeni, mengaku sudah memanggil manajemen PT Takewang untuk dimintai keterangan. Insiden itu terjadi pada Kamis 4 Maret 2021 lalu dan pada saat itu juga videonya viral.

"Kami minta permasalahan yang sama tidak terulang lagi, di manapun tidak hanya di pabrik ini saja," ujar Yeni.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini