Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Kudeta Ra Kuti Pengawal Raja Majapahit yang Ditumpas Gajah Mada

Doddy Handoko , Jurnalis-Senin, 08 Maret 2021 |07:14 WIB
 Kisah Kudeta Ra Kuti Pengawal Raja Majapahit yang Ditumpas Gajah Mada
Patih Gajah Mada (foto: Dok Wikipedia)
A
A
A

Pemberontakan Ra Kuti didasari rasa tidak puas atas keputusan raja. Ra Kuti dan beberapa Dharmaputra lainnya menilai Raja Jayanagara berkarakter lemah dan mudah dipengaruhi.

Kitab Pararaton menyebut Raja Jayanegara dengan nama Kalagemet yang ditafsirkan sebagai olok-olok karena nama tersebut memiliki arti “lemah" atau “jahat".

Baca juga:  Gayatri Rajapatni, Kisah Kecantikan Putri Majapahit Bagai Cleopatra

Selain itu alasan keturunan Jayamegara membuat para Dharmaputra tidak suka. Meski ditunjuk sebagai putra mahkota, Jayanagara bukan anak Raden Wijaya dari istri permaisuri, melainkan dari istri selir.

Ibunda Jayanagara adalah Dara Petak, putri Kerajaan Dharmasraya dari Sumatera. Putri ini dibawa dari Ekspedisi Pamalayu, era Kerajaan Singasari pada 1275 hingga 1286 M. Jadi Jayanegara berdarah campuran, bukan turunan murni dari Kertanagara.

Pemberontakan ini terjadi langsung di ibu kota Majapahit. Kudeta yang dilakukan Ra Kuti berhasil menguasai keraton Majapahit di Trowulan.

"Jayanegara sekeluarga berhasil melarikan diri dengan dikawal para prajurit bhayangkara yang dipimpin seorang bekel bernama Gajah Mada. Jayanegara diamankan di desa Bedander," jelas PNA Mas'ud Thoyib Jayakarta Adiningrat, Budayawan yang juga Pengageng Kedaton Jayakarta.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement