Situs Bedander ada yang menyebut di Bojonegoro dan ada pula yang menduga terletak di Dusun Bedander, Desa Sumbergondang, Kecamatan Kabuh, Jombang. Kampung ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Lamongan.
Setelah mengamankan rajanya di desa Badander, Gajah Mada kembali ke ibu kota untuk mencari dukungan. Ia mengumpulkan para pejabat di rumah tumenggung amancanegara (semacam wali kota).
"Gajah Mada saat itu adalah anggota pasukan pengamanan raja alias Bhayangkara,"ucap Masud.
Gajah Mada mengabarkan kalau Jayanagara telah meninggal di pengungsian. Para pejabat tampak menangis sedih. Setelah meyakini kalau pemberontakan Ra Kuti ternyata tidak mendapat dukungan rakyat, maka Gajah Mada memberi tahu keadaan yang sesungguhnya, bahwa raja masih hidup.
"Gajah Mada yakin bahwa rakyat mencintai Raja Jayanagara dan tidak senang dengan gerakan kudeta yang dilakukan oleh Ra Kuti. Ia menyusun rencana untuk menumpas Ra Kuti,"jelasnya.
Agus Aris Munandar dalam Gajah Mada: Biografi Politik (2010) menuliskan bahwa Pararaton tidak menjelaskan bagaimana caranya Ra Kuti akhirnya ditewaskan. Pemberontakan Ra Kuti dapat dipadamkan berkat perjuangan Gajah Mada.
(Awaludin)