Dua Kecamatan Diguyur Hujan Abu Merapi, Warga: Mata Pedih & Pernafasan Sesak

INews.id, · Senin 08 Maret 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 512 2374224 dua-kecamatan-diguyur-hujan-abu-merapi-warga-mata-pedih-pernafasan-sesak-T2KIZ3bpmt.jpg Ilustrasi Gunung Merapi (Foto: istimewa)

BOYOLALI - Dua kecamatan di Boyolali diguyur hujan abu dari muntahan awan panas Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah (Jateng)-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (8/3/2021).

Dua kecamatan yang terdampak hujan abu yakni Kecamatan Musuk dan Tamansari. Warga pun mengalami sesak nafas dan matanya pedih akibat hujan abu tersebut.

Baca juga: Gunung Merapi 3 Kali Muntahkan Wedus Gembel dan 20 Kali Lava Pijar

"Meski tipis, namun abu vulkanis sudah meyebabkan mata pedih dan pernafasan sesak," kata salah seorang warga, Nurini.

Baca juga: Merapi Terus Keluarkan Lava Pijar, Sejumlah Dusun Diguyur Hujan Abu

Dia mengatakan, hujan abu tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB , dan berlangsung hanya sekitar 10 hingga 15 menit.

"Namun jika hujan abu berlangsung lama bisa meyebabkan tanaman mati," ucap dia.

Saat ini, status Gunung Merapi masih berada di level III atau Siaga. Salah satu desa yang terdampak hujan abu vulkanis dari Gunung Merapi adalah Desa Mriyan, Kecamatan Tamansari Boyolali.

Sisa hujan abu dengan intensitas tipis masih terlihat dengan jelas menempel pada pohon dan daun tanaman serta di genteng rumah warga.

Sebelumnya, Gunung Merapi memuntahkan awan panas guguran dengan jarak sekitar 1000 meter memgarah barat daya pada hari ini sekitar pukul 07.12 WIB.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini