Heboh Wali Kota Blitar Joget dan Nyawer Biduan Tanpa Masker, Ini Kata Polisi

Solichan Arif, Koran SI · Senin 08 Maret 2021 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 519 2374205 heboh-wali-kota-blitar-joget-dan-nyawer-biduan-tanpa-masker-ini-kata-polisi-PkOHb7ozDd.jpg Foto: Tangkapan layar video viral.

BLITAR – Wali Kota Blitar, Santoso jadi sorotan karena pesta tasyakurannya diduga melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Acara berlangsung di gedung Kusumo Wicitro yang berlokasi satu komplek dengan rumah dinas Wali Kota Blitar. Dalam rekaman video 4 menit 28 detik, Santoso bernyanyi, berjoget dan menyawer sejumlah biduan, tanpa mengenakan masker.

Setelahnya, sebanyak 15 orang peserta pesta tersebut dites swab. Pemeriksaan swab test yang berlangsung di Puskesmas Kepanjen Kidul atas perintah aparat kepolisian

"Sebanyak 15 orang hari ini di swab di puskesmas," ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan kepada wartawan, Senin (8/3/2021).

Dalam acara tersebut, puluhan orang berjoget berdesak desakan, sebagian besar juga tidak mengenakan masker. Sesuai hasil pemeriksaan sementara kepada lima orang, yakni panitia, relawan dan petugas satgas Covid-19, jumlah peserta sekitar 50-an orang.

Baca juga: Longsor Tutup Rel Kereta Api di Blitar, Dua KA Tertahan

Menurut Yudhi, semua yang hadir di acara pesta tasyakuran akan diswab. Namun khusus untuk Wali Kota Blitar, kata Yudhi pihaknya masih akan menunggu perkembangan.

"Nanti kita lihat situasi terkait swab wali kota. Kita lihat situasi yang berkembang," kata Yudhi menjelaskan. Yudhi juga mengatakan, pihaknya juga belum akan memanggil Wali Kota untuk pemeriksaan.

Petugas masih akan melakukan pengembangan penyelidikan, termasuk memastikan apakah terdapat pelanggaran tipiring dan pelanggaran lainnya. Pemeriksaan Wali Kota Blitar, kata Yudhi menunggu hasil gelar perkara.

Baca juga: Pemilik Toko Kelontong Tewas Dengan Kepala Terbungkus Sarung

"Nanti kita akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu (pemanggilan Wali Kota)," pungkas Yudhi.

Sementara saat dikonfirmasi, Wali Kota Blitar Santoso tidak membantah adanya pesta tersebut. Santoso mengatakan, kegiatan yang berlangsung adalah acara tasyakuran yang sudah lama ditunggu para relawan pilkada.

"Itu kegiatan tasyakuran yang sudah lama ditunggu oleh relawan," kata Santoso. Dia mengatakan, jumlah mereka yang hadir dalam kegiatan tasyakuran tersebut tidak lebih darii 50 orang. Sementara kapasitas ruangan yang dipakai tasyakuran bisa menampung 600 orang.

"Jumlahnya tidak lebih dari 50 orang dari kapasitas ruang 600 orang," ucap Santoso menjelaskan.

Mengenai protokol kesehatan selama berlangsungnya acara, Santoso mengatakan, pihaknya sudah mengimbau kepada para peserta untuk melaksanakan protokol kesehatan.

"Kita sudah mengimbau kepada peserta untuk protokol kesehatan. Acara kita mulai jam 8 dan jam 10 sudah selesai," terang Santoso.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini