Tolak KLB Deliserdang, Demokrat Jabar: Itu Orang Rakus!

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Senin 08 Maret 2021 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 525 2374231 tolak-klb-deliserdang-demokrat-jabar-itu-orang-rakus-a3Xcz6cHAn.jpg DPD Partai Demokrat Jabar (Foto : Sindo/Agung)

BANDUNG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat menegaskan menolak Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang digelar di Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara. Para penggiat KLB itu, pun disebut sebagai orang rakus yang ingin membajak Partai Demokrat.

Sekertaris DPD Partai Demokrat Jabar, Wawan Setiawan menegaskan, DPD Partai Demokrat Jabar mengingatkan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) tidak mengesahkan hasil KLB Deliserdang.

Menurutnya, Kemenkumham tidak boleh mengesahkan hasil KLB Sibolangit yang menempatkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jendral TNI Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Pasalnya, kata Wawan, penyelenggaraan KLB tersebut melanggar anggaran dasar/anggaran rumah tangga Partai Demokrat.

"Kami sampaikan agar Kemenkumham agar tidak mengesahkan (KLB) karena tidak sesuai dengan AD/ART," tegas Wawan dalam konferensi pers di Kantor DPD Partai Demokrat Jabar, Jalan Sutami, Kota Bandung, Senin (8/3/2021).

Wawan menjelaskan, sesuai AD/ART Partai Demokrat Pasal 91 ayat 4, KLB dapat digelar berdasarkan permintaan Majelis Tinggi Partai Demokrat dan diajukan sekurang-kurangnya 2/3 DPD di tingkat provinsi dan DPC di tingkat kabupaten/kota.

"KLB di Sibolangit itu KLB abal-abal, itu orang rakus dan ingin bajak Partai Demokrat," imbuhnya.

Baca Juga : AHY Tiba di KPU, Polisi Minta Pendukung Putar Balik ke Kantor Demokrat

Lebih lanjut Wawan mengatakan, baru-baru ini, DPD Partai Demokrat Jabar pun sudah mendatangi Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar untuk menyampaikan surat rekomendasi penolakan KLB Deliserdang. "Kami membawa aspirasi seluruh pengurus DPD Jabar DPC, PAC, dan ranting serta seluruh kader, menyampaikan pada Kemenkumham agar KLB abal-abal di Sibolangit tidak disahkan," tuturnya.

Menurut Wawan, gerakan mendatangi Kantor Kemenkumham pun terjadi di beberapa DPD Partai Demokrat di luar wilayah Jabar. Gerakan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah kubu Moeldoko mengajukan pengesahan KLB kepada Kemenkumham.

Wawan menambahkan, pihaknya pun kini tengah melakukan investigasi kepada seluruh anggota Partai Demokrat Jabar. Dia menyatakan, jika ada anggota aktif mengikuti KLB, maka akan diberikan tindakan tegas.

"Kami cek dahulu, kalau ada anggota Demokrat Jabar di sana (hadiri KLB) akan kami pecat," katanya.

Sejauh ini, kata Wawan, sudah ada lima orang mantan anggota Partai Demokrat Jabar yang diketahui mengikuti KLB. Meski begitu, pihaknya akan mendalami keikutsertaan mereka sebelum sanksi tegas dilayangkan. agung bakti sarasa

Caption: DPD Partai Demokrat Jabar mengultimatum Kemenkumham, agar tidak mengesahkan KLB Partai Demokrat di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini