JAKARTA - Bupati Tanah Laut Sukamta akhir tahun lalu meluncurkan aplikasi e-commerce lokal bernama Sosialita. Sukamta menyebut bahwa Sosialita berisi UMKM dan penyedia jasa di Tanah Laut.
“Jadi ide itu berawal saya ingin belanja pemerintah itu diserap oleh rakyat Tanah Laut. Baik penyedia jasa maupun UMKM.Makanya saya buat e-Katalog tapi prosesnya ribet kelamaan. Saya tidak ingin belanja begitu besar lari keluar. Lalu munculah kita membuat marketplace Sosialita yang merupakan sebuah pasar besar berisi UMKM dan penyedia jasa,” katanya dalam Indonesia Visionary Leader (IVL) season VII di Inews Center, Rabu (10/3/2021).
Dia mengatakan melalui Sosialita inilah pemerintah Kabupaten Tanah Laut bertransaksi dengan para penyedia jasa dan UMKM. Dia mengungkapkan bahwa belanja di aplikasi Sosialita untuk tahap awal senilai Rp.50 juta ke bawah.
“Belanja pemerintah di bawah Rp.50 juta boleh menggunakan sistem order. Tidak perlu penunjukan langsung ataupun pelelangan,” ungkapnya.
Sejak diluncurkan Desember lalu, setidaknya sudah terdapat transaksi sebesar Rp.200 juta. Sementara potensi transaksi di tahun 2021 diperkirakan mencapai Rp. 1 miliar.
Baca Juga: Wagub DKI: Penyaluran BST Tahap 2 di Pandemi Covid-19 Berjalan Baik
“Tahun 2021 belanja di bawah Rp.50 juta semua masuk sosialita. APBD 2021 belanja di bawah Rp.50 juta ada 20an. Misalnya anggaran untuk ATK di SKPD ada 30 juta, 40 juta. Belanja makan minum,” tuturnya.
Bahkan ke depan, Sukamta ingin aplikasi Sosialita juga digunakan pemerintah desa untuk berbelanja. Apalagi anggaran untuk desa pada tahun depan cukup besar yakni Rp.243 miliar.