Tunggu Hasil Penyelidikan 4 Pelapor Video Hoaks, Polisi Belum Dipanggil dan Tetapkan Gus Idris Tersangka

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 11 Maret 2021 10:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 340 2376022 tunggu-hasil-penyelidikan-4-pelapor-video-hoaks-polisi-belum-dipanggil-dan-tetapkan-gus-idris-tersangka-TEnfnuKZmd.jpg Aksi Gus Idris pura-pura tertembak.(Foto:Dok Okezone)

MALANG - Penyidik Polres Malang masih menunggu hasil penyelidikan terhadap empat pelapor video hoaks penembakan Gus Idris alias Idris Al-Marbawi yang viral di media sosial. Sehingga, penyidik belum memanggil dan menetapkan Gus Idris sebagai tersangka.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menjelaskan, belum mengetahui keberadaan Gus Idris saat ini. Namun Hendri menegaskan, bahwa Gus Idris belum ditetapkan sebagai tersangka.

"Untuk keberadaan kami tidak monitor. Yang bersangkutan juga belum menjadi tersangka, karena kami masih dalam proses penyelidikan, sehingga kita belum melakukan upaya paksa kepada pihak idris atau pihak lain," ucap Hendri Umar ditemui di Mapolres Malang.

Baca Juga: Gaduh Video Drama Serangan Sihir, Gus Idris Resmi Dilaporkan ke Polisi

Sejauh ini Gus Idris baru dimintai keterangan saat berada di Ponpes Thoriqul Jannah di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Setelah itu pihak kepolisian masih belum menentukan langkah yang diambil terkait Gus Idris, lantaran masih menunggu hasil penyelidikan.

"Setelah proses penyelidikan yang kita laksanakan pada minggu ini, minggu depan kita akan koordinasi dengan polda jatim, kita akan melaksanakan gelar perkara bersama dengan cyber crime, propam, dan lainnya," katanya.

Baca Juga: Viral Video Penembakan, Polisi Periksa Gus Idris dan 5 Orang Lainnya

Pihak kepolisian sebenarnya juga telah meminta Gus Idris untuk mengurangi intensitas dan menghapus video-video di kanal youtube-nya yang dianggap meresahkan. Namun dari pantauan di kanal youtubenya hingga Rabu 10 Maret 2021, hal tersebut belum dilakukan.

"Kita sudah sampaikan ke pihak idris untuk mengurangi keluhan dan kompalain untuk menghapus atau take down video tersebut, mudah-mudahan direalisasikan, agar tidak menimbulkan keresahan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Gus Idris dari Ponpes Thoriqul Jannah diduga tertembak saat berada di Markas Nyi Ronggeng. Adegan Gus Idris tertembak ini terekam di video live youtube di kanal pribadinya Gus Idris Official. Belum diketahui secara pasti lokasi tertembaknya Gus Idris yang beredar di dalam video.

Di video berdurasi 4 menit 14 detik, tampak Gus Idris diduga mengalami tembakan oleh orang tak dikenal. Di video Gus Idris yang berjalan menuju mobil terkena dugaan tembakan hingga terkapar.

Tampak di video detik 56 terdengar suara letupan seperti suara tembakan. Tak berselang lama Gus Idrus pun terkapar dengan mengalami luka di bagian dada kanan. Tampak dada kanan Gus Idris mengeluarkan darah.

Namun, selang sehari kemudian Gus Idris mengklarifikasi bahwa apa yang dialaminya adalah serangan sihir makhluk gaib yang seolah ditembakkan ke dirinya.

Diketahui, ada empat kelompok masyarakat yang melaporkan Gus Idris ke polisi atas video hoaks penembakan tersbut. Mereka yakni Forum Pemuda Milineal Malang Selatan (Fordamas), Lingkar Gagasan (Lingga) Indonesia, LTN NU, dan terakhir hari Rabu ini dari Banser Kabupaten Malang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini