Saat pertama tinggal di wilayah itu, Anna mengungkapkan bahwa tidak mendapati kesulitan apapun. Rumah seluas sekira 1.000 meter itu, dibeli oleh almarhum ayahnya sekira 5-7 tahun lalu dengan harga murah melalui proses lelang, lengkap dengan bangunan rumahnya.
Baca juga: 20 Ribu Warga Lansia Kota Tangerang Bakal Disuntik Vaksin Covid-19
"Dua tahun lalu pagar beton depan rumah dibangun. Tetapi saat itu kami masih dikasih akses masuk ke rumah melalui jalan pintu gerbang, dan jalan yang dibuka hanya untuk satu motor saja," sambung Anna.
Tetapi, pada 22-23 Februari 2021, pihak ahli waris yang juga tetangganya itu menutup akses utama masuk ke rumahnya dengan pagar beton setinggi 2 meter. Hingga kini, tak jelas alasan penutupan tersebut.
Dia dan keluarganya juga mengaku sangat ketakutan, apalagi penutupan akses jalan rumahnya itu disertai dengan ancaman.