Diduga Keracunan Miras, 3 Mahasiswa Asal Papua Tewas

Angga Rosa AD, Koran SI · Jum'at 12 Maret 2021 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 512 2376905 diduga-keracunan-miras-3-mahasiswa-asal-papua-tewas-Gr2YmUyXkZ.jpg 3 mahasiswa asal Papua tewas, diduga keracunan miras oplosan yang mereka tenggak (Foto : Sindo)

SALATIGA - Sebanyak tiga orang mahasiswa UKSW Salatiga asal Papua meninggal dunia setelah minum minuman keras (miras). Diduga kuat, mereka keracunan minuman beralkohol itu.

Mereka adalah Ovni Warkerkwa asal Desa Minabua, Kecamatan Mimika Baru, Mimika Papua; Rudolf Carlos Kelanangame asal Papua yang berdomisili di Asrama UKSW Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo dan Marpino M Sipka yang juga berdomisili di Asrama UKSW.

Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat menjelaskan, Ovni meninggal pada 10 Maret 2021 di RSUD Salatiga.

"Berdasarkan keterangan dokter jaga RSUD Salatiga Arini Dyah Setyowati, korban meninggal dunia karena kelebihan kelenjar getah bening di dalam tubuhnya dan tidak ada gejala kekerasan ataupun suspek virus Covid-19," ujarnya di Mapolres Salatiga, Jumat (12/3/2021).

Kemudian, Rudolf meninggal pada 11 Maret di RSUD Salatiga karena sakit organ dalam dan tidak ada gejala kekerasan ataupun suspek virus Covid-19. Selanjutnya Marpino meninggal di RS Puri Asih Salatiga pada hari ini. Hanya, sampai saat ini hasil rekam medik dari RS Puri Asih belum keluar.

"Informasi awal korban atasnama Ovni meninggal dunia karena sakit. Kemudian setelah ditelusuri, korban meninggal akibat keracunan karena mengkonsumsi miras," terang Kapolres.

Menurut Kapolres, para korban minum miras bersama tujuh orang lainnya. Mereka minum miras disebuah rumah kos temannya. Para korban seusai mengkonsumsi miras mengalami sesak nafas dan akhirnya tidak dapat tertolong.

"Jadi mereka ini sempat dirawat di RSUD Kota Salatiga. Korban pertama jenazah sudah dipulangkan ke Mimika Papua dan dua orang lain petang ini. Adapun penjual minuman telah kami amankan," katanya.

Baca Juga : Takut Anak Hamil Duluan, Pernikahan Dini Marak di Blitar

Kapolres Salatiga menyatakan, meninggalnya tiga orang mahasiswa asal Papua masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan petugas. Meski demikian, diduga miras yang dikonsumsi para mahasiswa telah dioplos.

Wakil Rektor UKSW Salatiga Andeka Rocky Tanaamah mengatakan, ke depan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap para mahasiswa UKSW. "Kami selalu mengingatkan para mahasiswa dalam setiap kesempatan baik pertemuan antar etnis atau melalui koordinasi khusus. Kejadian ini memang tidak kami duga. Jujur kami kaget," tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini