Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Etika dan Moralitas Politik Moeldoko Dinilai Buruk, Pengamat: Dikhawatirkan Berbuah Karma

Rakhmatulloh , Jurnalis-Sabtu, 13 Maret 2021 |08:57 WIB
Etika dan Moralitas Politik Moeldoko Dinilai Buruk, Pengamat: Dikhawatirkan Berbuah Karma
Moeldoko.(Foto:Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Dosen Universitas Paramadina, Khoirul Imam menilai, etika dan moralitas politik yang ditampilkan KSP Moeldoko sebagai pejabat istana dikhawatirkan berbuah karma. Moeldoko seharusnya pandai berhitung dalam mengambil langkah politiknya.

"Kehadiran dan keputusannya untuk menerima menjadi Ketum KLB adalah blunder, dan bunuh diri secara politik (political suicide) yang justru akan menghadirkan karma. "Moeldoko salah hitung. Dia bisa su'ul khotimah secara politik," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (13/3/2021).

Umam juga menilai, lambatnya pemerintah dalam bersikap memunculkan persepi publik bahwa pemerintah tampak menikmati kisruh di internal Partai Demokrat. Menurut dia, sudah sekira 1,5 bulan pasca pernyataan pers yang disampaikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pemerintah tak kunjung bersikap.

Baca Juga: Kubu AHY Sebut Moeldoko Seperti Hulu Balang Istana yang Ingin Jadi Raja

Selain itu, hampir dua pekan pasca Kongres Luar Biasa (KLB), pemerintah juga memilih diam. Sehingga, sikap diam pemerintah itu mengindikasikan bahwa pemerintah menikmati kisruh di Partai Demorkat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement