Iran Umumkan "Kota Rudal" Penuh Berisi Misil Balistik dan Jelajah

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 16 Maret 2021 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 16 18 2378607 iran-umumkan-kota-rudal-penuh-berisi-misil-balistik-dan-jelajah-7J9GDa0XTN.jpg Foto: Twitter/@KianSharifi.

TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran telah meluncurkan "kota rudal" baru di lokasi yang dirahasiakan, dengan rudal balistik dan jelajah serta peralatan "perang elektronik", yang memberi Iran kemampuan untuk mengidentifikasi sinyal musuh.

Kepala unit angkatan laut Garda Revolusi Iran mengungkap situs “kota rudal” itu dalam tayangan televisi pemerintah. Dalam tayangan tersebut ditunjukkan rekaman video yang telah difilmkan di dalam pangkalan.

BACA JUGA: Iran Klaim Miliki "Kota Rudal" Bawah Tanah di Sepanjang Pantai Teluk Persia

Fasilitas tersebut dibuka untuk umum oleh Panglima Tertinggi Iran, Mayjen Hossein Salami, dan Komandan Angkatan Laut Laksamana Muda Ali Reza Tangsiri, pada Senin (15/3/2021), sebagai unjuk kekuatan militer negara.

Situs baru tersebut adalah tambahan terbaru untuk pangkalan rudal bawah tanah Iran, yang dikenal sebagai "kota rudal". Iran diyakini memiliki sejumlah lokasi yang tidak diketahui di berbagai provinsi dan kota di negara itu.

Tidak sepenuhnya jelas gudang senjata apa yang disimpan di lokasi baru, tetapi "kota rudal" sebelumnya memiliki kolom rudal, sistem peluncuran, senjata berpemandu presisi, dan peralatan militer lainnya.

Ini bukan pertama kalinya Garda Revolusi Iran menunjukkan rekaman "kota rudal", dengan Salami dan Tangsiri meluncurkan situs serupa di pantai awal tahun ini, sebagai bagian dari upaya Iran untuk meningkatkan "kekuatan pertahanan dan ofensif pencegah."

Peresmian situs baru tersebut menyusul konferensi pers di Teheran yang diadakan oleh Salami untuk memuji keberhasilan negara dalam memerangi plot melawan pemerintah Iran.

BACA JUGA: Iran Punya Kota Rudal Bawah Tanah

Berbicara kepada media, Salami mengecam upaya untuk menekan Iran, dengan alasan bahwa upaya Barat untuk membatasi kekuatan negara telah gagal melumpuhkan negara atau mengurangi kekuatan militernya.

Pengumuman "kota rudal" baru datang di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) terkait penundaan Washington untuk kembali ke kesepakatan nuklir 2015, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA). Teheran memperingatkan bahwa, jika pemerintahan Biden tidak bertindak cepat, kesepakatan dapat ditunda sampai setelah pemilihan presiden Iran mendatang.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini