Jadi Babysitter, Bocah 15 Tahun Melahirkan, Bayinya Dibuang ke Tempat Sampah

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 17 Maret 2021 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 17 18 2379146 jadi-babysitter-bocah-15-tahun-melahirkan-bayinya-dibuang-ke-tempat-sampah-SKspUQkFB7.jpg Bayi baru lahir (Foto: Reuters)

INGGRIS - Seorang gadis berusia 15 tahun yang melahirkan saat mengasuh anak (babysitter) mengklaim dia mengira bayinya sudah tewas ketika dia membuangnya ke tempat sampah.

Staf Rumah Sakit Blackpool Victoria menjadi curiga dan memberi tahu polisi ketika sang ibu yang masih remaja ini dirawat pada hari itu karena pendarahan vagina.

Jasad bayi tersebut kemudian ditemukan petugas di belakang rumahnya pada 2018 lalu.

Melalui sidang di Balai Kota Blackpool hari ini diketahui dia membungkus mayat bayinya dengan seikat pakaian dan memasukkannya ke dalam kantong sampah setelah melahirkan sambil menjaga seorang anak laki-laki.

Dia mengatakan kepada polisi bahwa dia mengira bayi itu sudah meninggal ketika dia meletakkannya di tempat sampah.

(Baca juga: Bejat, Penjual Sayur Berusia 68 Tahun Ini Perkosa 40 Anjing Liar)

Dalam rekaman video, terlihat bocah lelaki anak majikan sang gadis remaja yang sedang diwawancarai oleh polisi, diputar di pengadilan. Bocah lelaki ini mengatakan dia naik ke atas sekitar pukul 12.55 dan menemukan pengasuhnya meringkuk di tempat tidur yang dikelilingi oleh noda darah.

Sang gadis remaja mengatakan kepadanya jika dirinya mengalami mimisan. Anak laki-laki itu kembali ke ruang tamu, dan empat menit kemudian gadis itu turun dan pergi ke dapur.

Pada saat itulah bocah lelaki itu mengatakan dia mendengar suara bayi menangis dan menemukan pengasuhnya di dapur dengan seikat pakaian di atas meja.

Bocah lelaki ini mengaku melihat "dua kaki kecil" di bungkusan itu dan remaja itu mengatakan itu adalah boneka. Namun dia bisa mendengar "rengekan seperti bayi".

Anak laki-laki itu tidak mengerti mengapa sang gadis rema menuduhnya "kebohongan mutlak" dan menjadi khawatir ketika pencarian Google mengonfirmasi jika anak berusia 15 tahun bisa hamil.

(Baca juga: Varian Covid-19 Baru dari Filipina ditemukan di Inggris)

Dia mengatakan ada darah di seluruh dinding dan di lantai. Lalu dia mulai membersihkannya.

Dia menjelaskan, selama ini dia mendengar babysitter-nya membuka pintu belakang, dan suara pintu belakang dibuka.

Sementara itu, pemeriksa mayat Andrew Cousins bertanya kepada gadis remaja yang sekarang berusia 18 tahun apakah dia menutupi wajah bayi dengan kantong plastik ketika dia membungkusnya sebelum menempatkannya di tempat sampah. Namun sang ibu bayi membantahnya.

Dia mengatakan dia tidak mendengar suara dari bayi dan yakin dia sudah mati, meskipun dia tidak memeriksa denyut nadinya.

"Dia tidak bersuara. Dia tidak bergerak sama sekali," katanya.

Sekitar pukul 14.10 siang, ibu gadis itu datang dan melihat noda darah, dan naik ke lantai atas untuk memeriksanya.

Anak laki-laki itu mengatakan dia tidak sengaja mendengar gadis itu memberi tahu ibunya bahwa dia berdarah karena dia jatuh di kamar dan menabrak sesuatu di kamar mandi setelah menderita sakit kepala.

Dia mencoba meyakinkan ibunya untuk tidak memanggil ambulans, tapi dia melakukannya dan mereka dibawa ke Blackpool Vic.

Dia mengatakan kepada petugas medis bahwa dia aktif secara seksual sehingga ada kemungkinan dia hamil. Namun dia tidak mengetahui jika dirinya sedang mengandung.

Ibu gadis itu juga mencurigai adanya kehamilan, tetapi hasil tes negatif sehingga perawat mulai mencurigai adanya kelahiran tersembunyi.

DCI Gareth Willis, yang memimpin penyelidikan atas kematian tersebut, mengatakan kepada pengadilan pada hari kejadian, gadis remaja yang hamil itu telah melakukan sejumlah pencarian di Google.

Pencarian ini termasuk 'mengapa saya sakit perut sangat parah', 'mengapa darah dengan lengket di dalamnya berasal dari vagina saya', dan 'bagaimana cara memotong tali pusat'.

DCI mengatakan dia yakin ada cukup bukti untuk mengajukan dakwaan terhadapnya, tetapi setelah peninjauan CPS, kasus itu dibatalkan.

Pemeriksaan masih berlanjut hingga saat ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini