Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

AstraZaneca Sebabkan Pembekuan Darah, DPR: Tunda Pendistribusian, Kemenkes dan BPOM Harus Uji Klinis

Kiswondari , Jurnalis-Rabu, 17 Maret 2021 |08:02 WIB
AstraZaneca Sebabkan Pembekuan Darah, DPR: Tunda Pendistribusian, Kemenkes dan BPOM Harus Uji Klinis
Vaksin AstraZaneca.(Foto:Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang melakukan penundaan pendistribusian vaksin Covid-19 merek AstraZeneca buatan Inggris, mendapat dukungan DPR RI. Vaksin AstraZaneca ada efek samping seperti pembekuan darah.

"Kemenkes dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI harus melakukan uji klinis keamanan vaksin AstraZeneca, untuk memastikan dan menjamin keamanan vaksin," kata Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin dalam keterangannya, Rabu (17/3/2021).

"Sebab, dengan adanya kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang terjadi di beberapa negara membuat masyarakat khawatir, sehingga berpotensi membuat masyarakat enggan untuk menerima vaksin AstraZeneca," sambungnya.

Baca Juga: Negara-Negara yang Hentikan Sementara Suntikan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Politisi Golkar itu juga meminta, Kemenkes untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan tidak ada vaksin AstraZeneca yang tersebar dan bocor ke masyarakat selama masa penangguhan.

"Kemenkes harus memastikan bahwa penangguhan vaksin AstraZeneca tidak membuat program vaksinasi tertunda," ujarnya.

Baca Juga: Vaksin AstraZeneca Kedaluwarsa Mei 2021, Kemenkes Akui Masa Simpannya Pendek

Oleh karena itu, legislator Dapil Lampung II ini mendesak pemerintah perlu mencari solusi lain untuk memenuhi stok vaksin, agar vaksinasi dapat terus berjalan.

"Seperti terus melakukan riset dan penelitian atau mengakomodir rencana China untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi vaksin di Asia Tenggara," usul Azis.

(Sazili Mustofa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement