Anggota DPRD Tanjungbalai Ngamuk Lempar Gelas saat Rapat Bahas Pemotongan Kuota BPJS Kesehatan

Ulil Amri, iNews · Rabu 17 Maret 2021 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 17 608 2379277 anggota-dprd-tanjungbalai-ngamuk-lempar-gelas-saat-rapat-bahas-pemotongan-kuota-bpjs-kesehatan-gSDzuFkttr.jpg Anggota DPRD Tanjungbalai ngamuk lempar gelas hingga tendang meja saat rapat bahas kuota BPJS Kesehatan. (Foto :iNews)

TANJUNGBALAI – Dua anggota DPRD Kota Tanjungbalai ngamuk dan bernada keras kepada Kepala Dinas Sosial setempat saat rapat dengar pendapat di ruang sidang paripurna DPRD, pada Selasa (16/3/2021).

 Aksi yang kian memanas berlanjut hingga nyaris baku hantam. Dalam peristiwa itu, terjadi pelemparan gelas, mikrofon, serta tendang meja.

Aksi tak terpuji yang dipertontonkan anggota dewan ini reda setelah Kepala Dinas Sosial keluar dari ruang rapat.

Kericuhan itu berawal saat pembahasan pemotongan kuota dan penonaktifan penerima BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu dari 45 ribu menjadi 20 ribu tanpa sosialisasi.

Di tengah pembahasan saat anggota DPRD berbicara, Kepala Dinas Sosial ikut berbicara hingga terjadi adu mulut.

“Itu pembahasan semalam. Banyak kita terima laporan dari masyarakat soal BPJS mereka banyak dinonaktifkan tanpa sosialisasi. Makanya kita panggil Dinsos mempertanyakan hal itu, apa yang terjadi di sana,” kata Ketua Komisi C DPRD Tanjung Balai, Eriston Sialoho.

Baca Juga : Heboh! Video Syur di Hotel Bogor, Pemeran Wanita Mengejutkan

DPRD meminta kepada Pemerintah Kota Tanjung Balai untuk memvalidasi data ulang agar penerima BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu tepat sasaran.

Baca Juga : Pakai Sabu untuk Pesta Seks di Hotel, ABK di Sikka NTT Diciduk Polisi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini