Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bursa Capres 2024: Prabowo-Puan dan Ganjar-Sandi Menguat

Rakhmatulloh , Jurnalis-Jum'at, 19 Maret 2021 |14:47 WIB
Bursa Capres 2024: Prabowo-Puan dan Ganjar-Sandi Menguat
Tangkapan layar media sosial
A
A
A

JAKARTA – Sejumlah nama digadang-gadang akan bertarung dalam pemilihan presiden 2024. Oleh karena itu, isu presiden tiga perioden dianggap telah usang.

(Baca juga: Tega! Ojol Ini Tertipu Orderan Fiktif Rp400 Ribu, Isi Kotak Batu dan Potongan Kain)

Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab menilai wacana masa jabatan presiden tiga periode hanya sebuah gagasan usang yang kembali dimunculkan untuk tujuan tertentu. Presiden Jokowi sendiri dengan tegas telah menolak wacana tersebut.

"Jokowi sendiri menolak wacana itu. Kalau kemudian muncul lagi artinya ada tujuan tertentu yang hendak dicapai," ujarnya, saat dihubungi, Jumat (19/3/2021).

(Baca juga: Momen Jokowi dan Ridwan Kamil Tinjau Langsung Vaksinasi Massal di Bogor)

Menariknya, kata Fadhli bukan soal masa jabatannya, tetapi soal tujuan dan target dari isu ini. Fadhli menduga bukan masa Jabatan Presiden Jokowi yang ditambah tetapi dilanjutkan calon lain yang sudah disiapkan.

"Saya kira wacana ini akan mendapat penolakan dari banyak pihak. Makanya, dugaan saya lebih kepada memuluskan calon lain yang sudah disiapkan, bisa saja Prabowo-Puan atau Ganjar-Sandi di 2024 nanti," terang Fadhli.

Artinya, kata dia, Visi misi Jokowi yang belum terlaksana akan dilanjutkan oleh mereka yang disiapkan nanti. "Kalau ini yang terjadi, maka tidak perlu ada amandemen lagi. Dan boleh-boleh saja sampai empat periode sekali pun," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement