Gerebek Tempat Wisata, Polisi Amankan 83 Anjing yang Dicuri, 6 Pelaku Ditangkap

Susi Susanti, Koran SI · Senin 22 Maret 2021 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 18 2381898 gerebek-tempat-wisata-polisi-amankan-83-anjing-yang-dicuri-6-pelaku-ditangkap-tMWFznNY72.jpg Polisi mengamankan 83 anjing yang dicuri (Foto: East Anglia News Service)

INGGRIS - Lebih dari 80 anjing yang dicuri berhasil diamankan polisi setelah menggerebek destinasi wisata.

Petugas menangkap enam orang atas dugaan konspirasi mencuri 83 anjing menyusul penggeledahan selama 10 jam pada Sabtu (21/3).

83 anjing, dari berbagai ras dan usia, ditemukan di situs West Meadows di pinggiran Ipswich, Suffolk.

Polisi Suffolk mengatakan mereka sekarang akan mulai mengidentifikasi pemiliknya dan akan berhubungan dengan pasukan lain di wilayah East Anglia.

Tiga wanita berusia 35, 41 dan 46 tahun, dua pria berusia 34 tahun dan seorang pria berusia 38 tahun ditangkap karena dicurigai melakukan konspirasi mencuri.

Keenamnya, yang berasal dari Ipswich, ditahan dan diinterogasi.

(Baca juga: Neo-Nazi Gunakan Instagram untuk Radikalisasi dan Rekrut Remaja)

Polisi mengatakan empat orang juga didenda selama penggeledahan situs tersebut setelah petugas menemukan pelanggaran peraturan virus corona.

Pemberitahuan pembubaran diberikan kepada beberapa orang lainnya.

Situs itu digerebek oleh polisi yang menyelidiki serangkaian pencurian hewan peliharaan.

Angka menunjukkan pencurian anjing telah melonjak di seluruh negeri sejak penguncian pertama Maret tahun lalu.

Meningkatnya permintaan akan hewan peliharaan seiring orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah telah membuat harga anjing meroket.

Kepala Detektif Inspektur Eamonn Bridger mengakui pencurian anjing telah menjadi "masalah khusus".

“Jenis kejahatan ini telah menjadi masalah khusus di seluruh negeri sejak penguncian pertama dimulai 12 bulan yang lalu, karena nilai dan permintaan untuk breed tertentu,” terangnya.

(Baca juga: Mata-mata Rusia Klaim Sasar 6 Target Pembunuhan yang Disetujui Putin)

"Kami menyadari bahwa kejahatan ini memiliki dampak signifikan pada keluarga yang terkena dampak dan kami akan terus mengganggu penjahat di mana pun kami memiliki informasi yang dapat kami tindak lanjuti,” ungkapnya.

"Saya tahu banyak korban kejahatan ini akan sangat ingin tahu apakah kami telah memulihkan hewan peliharaan mereka atau tidak,” ujarnya.

"Saya ingin meyakinkan mereka bahwa kami sedang bekerja secepat mungkin untuk mengidentifikasi siapa pemilik semua anjing itu dan bertujuan untuk menyatukan mereka kembali dengan pemiliknya secepat mungkin,” lanjutnya.

Polisi mengatakan perintah pembubaran diberlakukan di lokasi itu untuk "meminimalkan kemungkinan kejahatan atau kekacauan lebih lanjut".

Perintah tersebut memberi polisi kekuatan untuk mengeluarkan seseorang dari suatu daerah untuk jangka waktu hingga 48 jam.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini