Namun, meskipun peluncuran berhasil hingga sekarang, ada kekhawatiran bahwa pasokan yang terbatas pada jab yang datang dari EU dapat menggagalkan rencana pemerintah Inggris untuk menyuntik semua orang dewasa pada akhir Juli mendatang.
Profesor Jeremy Brown, anggota Komite Bersama Vaksinasi dan Imunisasi, percaya bahwa jika ekspor vaksin dihentikan oleh EU, hal itu akan menunda tujuan akhir Inggris.
“Saya curiga program vaksin kami akan sedikit tertunda dibandingkan dengan yang kami harapkan beberapa minggu yang lalu tetapi kemudian, pada saat itu, kami sebenarnya lebih cepat dari jadwal jadi kami mungkin akan kembali ke jadwal semula dan berakhir dengan semua orang sebagai orang dewasa yang ditawari vaksin menjelang pertengahan atau akhir musim panas, saya kira,” paparnya kepada Sophy Ridge pada Minggu (21/3) di Sky News.
Menteri Pertahanan Ben Wallace membalas dengan memperingatkan pembuatan vaksin Pfizer bergantung pada pasokan dari Inggris.
"Hal yang menjadi dewasa adalah Komisi Eropa dan beberapa pemimpin Eropa tidak terlibat dalam retorika tetapi untuk mengakui kewajiban yang kita semua miliki," ungkapnya kepada The Andrew Marr Show.
“Kami semua akan memegang kontrak kami satu sama lain,” lanjutnya.
Sebelumnya di program Sophy Ridge On Sunday dari Sky News, dia mengatakan EU akan mengalami kerusakan "reputasi yang parah" jika mencoba mengganggu ekspor vaksin.
(Susi Susanti)