3 Jam Lebih Diguyur Hujan Deras, Beberapa Titik di Malang Terendam Banjir

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 23 Maret 2021 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 519 2382299 3-jam-lebih-diguyur-hujan-deras-beberapa-titik-di-malang-terendam-banjir-FNtPpqyvhr.jpg Foto: Dok BPBD Kota Malang

KOTA MALANG - Kota Malang lagi-lagi kebanjiran, imbas hujan deras yang mengguyur selama tiga jam lebih. Hujan yang terjadi sejak pukul 14.30 WIB pada Senin (22/3/2021) siang hingga pukul 17.45 WIB, menimbulkan banjir di sejumlah titik.

Dari data yang dihimpun dari BPBD Kota Malang, setidaknya ada 10 titik lokasi banjir di Kota Malang. Titik-titik tersebut di antaranya Jalan Raya Kepu, Jalan Candi Karangbesuki, Jalan Terusan Dieng, Jalan Ir Rais, Jalan Veteran, Jalan Soekarno-Hatta, Kawasan Sudimoro, Pertigaan Kedawung, Jalan Mawar, Jalan Danau Maninjau dan Jalan Lesti. 

“Yang paling parah itu di Jalan Lesti, Ir Rais sama Kedawung. Tinggi air antara 30 hingga 40 centimeter,” ujar Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto, Senin malam.

Baca juga: BNPB: Bencana Alam di Indonesia Paling Banyak Banjir

Menurut Alie, banjir sudah surut di tiga titik tersebut. Penyebab banjir di sejumlah titik itu disebabkan oleh tersumbatnya saluran drainase.

“Penyebabnya adalah di drainase yang jelas kami bersama Dinas PUPR, PMI hingga DLH terus berupaya memperbaiki drainase dan sampah-sampah serta sedimen yang menyumbat,” ujar dia.

Baca juga: 873 Kejadian Bencana Alam Terjadi di Indonesia hingga 21 Maret

Selain itu kata Alie di tingkat bahwa juga digencarkan Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS) baik itu di tingkat kecamatan maupun kelurahan. Gerakan ini adalah untuk membersihkan drainase maupun sungai agar bebas dari sampah. 

“Saya berpesan agar jangan membuang sampah sembarangan. Kita semua juga harus menjaga lingkungan berkaitan dengan genangan air. Apalagi kalau mereka tahu di wilayahnya sering terjadi banjir,” ujarnya. 

Apalagi kata Alie berdasarkan informasi yang ia terima dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa cuaca buruk berupa hujan deras masih akan berlangsung. 

“Ini masih bagian dari fenomena La Nina, berdasarkan laporan BMKG (fenomena) ini akan terjadi sampai akhir Maret hingga awal April 2021 nanti,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini