ETLE Diterapkan di 55 Titik Jawa Timur, Berikut Lokasinya

Lukman Hakim, Koran SI · Selasa 23 Maret 2021 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 519 2382691 etle-diterapkan-di-55-titik-jawa-timur-berikut-lokasinya-isIfbZSZ0M.jpg Launching ETLE di Jatim (Foto: Lukman)

SURABAYA – Polda Jawa Timur (Jatim) memperluas penerapan Electronic Trafic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik menjadi 55 titik di Jatim. Sebanyak 55 titik kamera ETLE itu terdiri dari 39 titik di Surabaya, 3 titik di Sidoarjo, 4 titik di Kota Madiun, 5 titik di Gresik, 2 titik di Lamongan, 1 titik di Batu dan 1 titik di Tulungagung.

Penerapan ETLE ini dilaunching secara virtual oleh Korlantas Polri dan diikuti serentak 12 Polda di Indonesia. Dalam launching ETLE ini, Polri meluncurkan sebanyak 244 kamera ETLE, dan 12.004 circuit closed television (CCTV).

“Selain ETLE, kami juga memiliki inovasi lain di bidang lalu lintas yakni. Dalam pelaksanaannya, ETLE akan dikombinasikan dengan Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR),” kata Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, Selasa (23/3/2021).

Jenderal bintang dua ini menambahkan, dalam penerapan ETLE ini, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Hal ini untuk mempermudah pelaksanaan penindakan pelanggaran yang dilakukan masyarakat.

Baca Juga: Ada ETLE, Kakorlantas: Tilang Manual Tetap Ada Dengan Skala Prioritas

"Program ini tidak bisa berjalan tanpa ada dukungan dari rekan-rekan stakeholder. Dari kejaksaan, kemudian dari pengadilan. Kemudian juga nanti dari pemerintahan daerah dari pihak perbankan, dan juga yang men-develop supaya sistem sarana prasarana ini bisa berjalan baik," ujarnya.

Nico berharap inovasi ini bisa melayani masyarakat dengan baik. Pihaknya juga ingin inovasi ini bisa mengurangi

angka kecelakaan di jalan karena meningkatnya kepatuhan masyarakat. Meski begitu, kata dia, inovasi ini memang tak luput dari kekurangan. Untuk itu, pihaknya membutuhkan dukungan baik kritik dan saran dari masyarakat.

“Harapan kami kepada seluruh stakeholder, mari kita terus berkomunikasi untuk menyempurnakan sistem ini dan yang paling penting mohon dukungan kepada masyarakat,” tandas Nico.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini