Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Saat Lukisan Diri Raden Saleh Dikira Mayat

Doddy Handoko , Jurnalis-Kamis, 25 Maret 2021 |07:14 WIB
Saat Lukisan Diri Raden Saleh Dikira Mayat
Foto: wikipedia
A
A
A

DALAM buku berjudul Raden Saleh: Anak Belanda, Mooi Indie dan Nasionalisme , karya Harsja W. Bachtiar, Peter B.R. Carey, Onghokham diceritakan pelukis Raden Saleh Syarif Bustaman belajar di Belanda.

(Baca juga: Cerita Menegangkan Dokter Hastry Masuk Tim Eksekusi Mati Freddy Budiman)

Ia dianggap saingan berat sesama pelukis muda Belanda yang sedang belajar. Pelukis itu melukis bunga. Lukisan bunga itu mirip aslinya . Beberapa kumbang serta kupu-kupu sampai hinggap di atasnya. Merasa hebat, mereka mengejek Raden Saleh.

(Baca juga: Sejarah Perjanjian Linggarjati: Menyempitnya Wilayah Indonesia hingga Timbulkan Gejolak Politik)

Berhari-hari Raden Saleh tidak terlihat di sanggar lukis. Hal itu membuat teman-temannya cemas. Mereka menduga, Raden Saleh berbuat nekad, bunuh diri.

Mereka ke rumahnya, pintu rumahnya terkunci dari dalam. Maka pintu dibuka paksa. Tiba-tiba mereka menjerit. Mereka melihat "mayat Raden Saleh" terkapar di lantai berlumuran darah. Mereka panik.

Dalam suasana panik itu, tiba-tiba Raden Saleh muncul dari balik pintu lain. "Lukisan kalian hanya mengelabui kumbang dan kupu-kupu, tetapi gambar saya bisa menipu manusia", katanya tersenyum.

Pelukis Belanda itu malu melihat kelihaian Raden Saleh.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement