Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengiriman 10,3 juta Vaksin AstraZeneca Asal India Ditunda

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Minggu, 28 Maret 2021 |06:34 WIB
 Pengiriman 10,3 juta Vaksin AstraZeneca Asal India Ditunda
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Indonesia menghadapi masalah terkait logistik vaksin virus Corona (Covid-19). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, jumlah vaksin Covid-19 yang ada saat ini terbatas, karena ditundanya pengiriman vaksin AstraZeneca dari skema COVAX/GAVI sejumlah 10,3 juta dosis tertunda.

"Kita paling besar di bulan April, kita hanya ada 7,6 juta (dosis vaksin) karena yang ini (vaksin AstraZeneca) jadi hilang," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Sabtu 27 Maret 2021.

Baca juga:  Luhut Pasang Badan Sediakan 1,5 Juta Vaksin AstraZeneca untuk Bali

Dia menjelaskan, tertundanya pengiriman vaksin AstraZeneca karena pemerintah India melarang vaksin tersebut didistribusikan sementara waktu. Hal ini karena angka positif virus Corona di negara tersebut melonjak tajam.

"Saat ini, jadwalnya dapat vaksin gratis dari COVAX/GAVI, AstraZeneca gratis 1,1 juta, rencanya dapat 2,5 juta pada 22 Maret, kemudian April 7,8 juta. Tetapi pending karena ada isu India embargo," ungkap Budi.

Baca juga:  Satgas Covid-19: AstraZeneca Sudah Digunakan untuk Vaksinasi di Sidoarjo

Dia menjelaskan, vaksin AstraZeneca paling besar dibuat di India. Dengan adanya embargo ini, COVAX/GAVI kemudian merealokasi lagi pembagian vaksin. "Mereka baru bisa bilang ini dikirim ke Mei," jelasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement