Polisi Borgol dan Caci Maki Bocah 5 Tahun, Suruh Ibunya Memukulinya

Susi Susanti, Koran SI · Senin 29 Maret 2021 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 18 2385716 polisi-borgol-dan-caci-maki-bocah-5-tahun-suruh-ibunya-memukulinya-KJHCON5kQz.jpg Bocah 5 tahun terlihat diborgol polisi (Foto: Montgomery County Police)

MARYLAND - Rekaman video di tubuh (video webcam) menunjukkan petugas polisi Amerika Serikat (AS) memborgol dan berteriak mencaci maki ke anak laki-laki berusia lima tahun yang bolos dari sekolahnya.

Video yang dirilis pada Jumat (26/3) oleh polisi di Maryland, menunjukkan petugas dari Departemen Kepolisian Montgomery County telah menemukan anak itu beberapa jarak dari dari sekolah dan video kamera menunjukkan dia menangis di belakang mobil polisi saat tubuhnya didorong.

Petugas mengikuti salah satu staf dan anak laki-laki itu ke sekolah. Seorang petugas wanita terdengar berkata, "itulah mengapa orang perlu memukuli anak-anak mereka."

Di dalam kantor asisten kepala sekolah, anak itu mulai menangis dengan keras dan video menunjukkan salah satu petugas berteriak langsung ke wajah bocah itu.

"Tutup mulutmu sekarang!" kata petugas itu.

"Kuharap ibumu membiarkan aku memukulmu,” ujarnya.

(Baca juga: 5.000 Orang Hadiri Konser Musik Perdana, Wajib Tes Negatif Covid-19, Pakai Masker, Tidak Jaga Jarak)

Kemudian ibu anak tersebut tiba di sekolah dan video tersebut menunjukkan kedua petugas mendorongnya untuk memukul putranya. Dua petugas juga memberitahu ibu anak laki-laki itu bahwa dia harus "memukulinya".

"Kami ingin Anda memukulinya," kata seorang petugas padanya. Sang ibu menjawab bahwa dia khawatir akan dikirim ke penjara.

Namun seorang petugas menjawab jika snag ibu tidak akan masuk penjara karena memukuli anaknya.

Seorang petugas kemudian memborgol anak itu di depan ibunya.

"Kamu tahu ini untuk apa? Ini untuk orang yang tidak tahu bagaimana mendengarkan dan tidak tahu bagaimana harus bertindak,” terang petugas itu.

Namun petugas melepas borgol setelah sekitar satu menit.

(Baca juga: Tuduh Wartawan Tawarkan Seks, Presiden Diperintahkan Bayar Ganti Rugi Rp50 Juta)

Washington Post melaporkan anggota Dewan Montgomery County Will Jawando - yang meminta video itu dirilis - mengatakan rekaman itu membuatnya kaget dan “hancur”.

"Kami semua melihat seorang anak kecil diejek, direndahkan, diletakkan di kursi mobil polisi, diteriaki dari atas paru-paru petugas polisi dewasa, beberapa inci dari wajahnya. Ini kekerasan," terangnya.

Pernyataan dari otoritas sekolah Montgomery County menggambarkan video itu "sangat melukai" untuk ditonton.

"Tidak ada alasan bagi orang dewasa untuk berbicara atau mengancam seorang anak dengan cara ini," tulis pernyataan itu.

Departemen Kepolisian Montgomery County mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kedua petugas tersebut telah menjadi subjek penyelidikan internal "menyeluruh", yang temuannya belum dirilis. Namun mereka tetap dipekerjakan sebagai petugas tersumpah.

Pernyataan tersebut mengatakan penyelidikan semacam itu dianggap rahasia di bawah hukum Maryland dan tidak akan mengomentari temuan tersebut.

Sementara itu, sang ibu bocah itu mengajukan gugatan insiden yang terjadi pada Januari 2020 lalu itu.

Ibu anak itu menggugat Montgomery County, dua petugas polisi, dan dewan pendidikan county.

Pengacaranya mengatakan anak tersebut mengalami trauma emosional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini