Diblokir Medsos, Trump Luncurkan Situs Web Baru

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 31 Maret 2021 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 18 2387020 diblokir-medsos-trump-luncurkan-situs-web-baru-VmBtQ26G7d.jpg Mantan Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters)

NEW YORK Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya kembali ke dunia online. Trump dan istrinya Melania resmi meluncurkan situs web untuk melayani kantor pribadi mereka.

Situs web terbarunya yang bernama 45office.com muncul setelah larangan Trump dari situs media sosial (medsos) setelah pemberontakan Capitol pada Januari lalu.

Situs ini menampilkan biografi panjang lebar tentang mantan presiden yang dimulai, "Donald J. Trump meluncurkan gerakan politik paling luar biasa dalam sejarah, menggulingkan dinasti politik, mengalahkan Washington Establishment, dan menjadi orang luar sejati pertama yang terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat.”

Itu juga termasuk lebih dari selusin foto dirinya, termasuk saat dia naik Air Force One, menyapa pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un dan, mencium bayi.

(Baca juga: Thailand Pukul Mundur 2.000 Orang yang Melarikan Diri dari Myanmar)

Foto lainnya adalah saat Trump dan Melania menari di pesta dansa perdana dan makan malam di Gedung Putih. Situs web tersebut tidak menyebutkan dua persidangan pemakzulannya. Situs ini juga memuat agaimana "wabah virus corona datang dari China," dan mengatakan bahwa Trump "bertindak lebih awal dan tegas untuk melarang perjalanan dari China dan Eropa, yang menyelamatkan banyak nyawa."

Menurut Jason Miller, penasihat lama Trump dan juru bicara kampanye presiden 2020, mantan presiden itu akan kembali ke medsos dalam dua hingga tiga bulan di platformnya sendiri.

Dia menjelaskan platform baru ini akan menarik "puluhan juta" pengguna baru dan "sepenuhnya mengubah permainan”.

Menyusul larangan Trump di Twitter, Jared Kushner, menantu mantan presiden dan penasihat senior, turun tangan untuk menghentikan upaya para pembantunya yang berusaha membuat Trump berada di platform medsos pinggiran seperti Parler dan Gab.

Pengunjung situs web mantan presiden juga dapat meminta salam pribadi dari presiden dan Ibu Negara, atau meminta agar Trump menghadiri sebuah acara. Karena tingginya jumlah permintaan, halaman salam mengatakan akan memakan waktu hingga enam minggu untuk diproses.

(Baca juga: Seruan Intervensi Militer Menguat, AS Tarik Diplomat dan Staf dari Myanmar)

Situs juga menjelaskan tidak akan ada pembaruan status terkait acara terbaru yang dihadiri Trump dan istrinya. Ini disebabkan karena banyaknya permintaan yang diterima Presiden dan Nyonya Trump. Permintaan ini harus memperhatikan apakah media akan hadir dan jika akan ada peserta penting.

Trump diketahui telah dilarang tampil di internet sejak pemberontakan Capitol 6 Januari yang menewaskan lima orang dan menyebabkan Departemen Kehakiman menuntut setidaknya 150 orang dengan pemberontakan, jumlah yang dapat meningkat menjadi 400 atau lebih. Akibatnya, Trump secara permanen ditangguhkan dari Twitter dan platform sosial lainnya, seperti Snapchat.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini