"Dan itu uang kontrak rumahku masih ada 5 bulan di karyawan laundrynya Mus. Rp500.000/bulan kontrakan ambil meri tiap bulan, simpan ki untuk bayar pinjaman," dalam tulisan yang sama.
Sebelumnya, salah satu pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar berinisial L meninggalkan surat wasiat sebelum melancarkan aksinya, Minggu (28/3/2021).
Baca Juga : 2 Terduga Teroris Kelompok JAD Jatim Ditangkap di Tulungagung dan Nganjuk
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, aksi pengeboman di Gereja Katedral Makassar sudah lama direncanakan oleh L.
"Saudara L ini sempat meninggalkan surat wasiat kepada orangtuanya yang isinya mengatakan yang bersangkutan berpamitan dan siap untuk mati syahid," kata Listyo Sigit di Mapolda Sulsel, Senin 29 Maret 2021, siang.
(Angkasa Yudhistira)