Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sebelum Beraksi, Terduga Teroris Sempat Belajar Ilmu Kebal

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 03 April 2021 |10:55 WIB
Sebelum Beraksi, Terduga Teroris Sempat Belajar Ilmu Kebal
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Sementara itu Bambang Setiono mengaku merencanakan serangan terhadap SPBU dengan bom molotov untuk menuntut pembebasan Habib Rizieq Shihab serta terhadap usaha-usaha milik warga keturunan China.

"Merencanakan aksi melempar bom ke tokoh China dan pengusaha China, merencanakan aksi menyerang dengan ketapel dengan peluru gotri jika terjadi kerusuahan saat demo," ujarnya.

Sedangkan tersangka lainnya Zulaimi Agus mengaku telah belajar membuat bahan peledak Triacetone Triperoxide (TATP) sejak kerusuhan Mei 21-22 di Bawaslu 2019, melalui blog di Internet. Agus mengatakan bahwa dia melakukan tindakannya untuk membalas ketidakadilan.

“Motivasi saya membuat TATP, saya merasa negara ini sudah tidak ada keadilan. Saya ingin menegakkan keadilan dengan cara saya sendiri atas tindakan aparat Brimob yang berlaku sewenang-wenang terhadap demonstran Bawaslu 2019,” ujarnya.

Ketiga tersangka diamankan di lokasi yang berbeda. Ahmad Junaidi di Ciputat Timur, sementara Bambang Setiono di Koja, Jakarta Utara, dan Zulaimi Agus di Serang Baru, Bekasi.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement