JAKARTA - Maskapai penerbangan Pelita Air Service (PAS), yang merupakan anak usaha BUMN Pertamina mengangkut bantuan untuk korban dampak bencana alam banjir bandang di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
(Baca juga: Banjir Dahsyat NTT, Warga Temukan Mayat di Laut Terbaring di Atas Kasur)
Melalui pesawat ATR 72-500, misi kemanusiaan tersebut bertolak menuju Larantuka Flores NTT dari perdana Halim Perdana Kusumah, Jakarta jam 05.00, Senin (5/4/2021).
(Baca juga: Duka Mendalam Jokowi Atas Bencana di NTT dan NTB)
Dalam penerbangan tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo ikut serta bersama tim tanggap bencana yang langsung melakukan peninjauan di lokasi bencana.
“Pelita Air memang selalu standby untuk misi kemanusiaan bersama BNPB. Pesawat dan crew kami standby 24 jam. Ini komitmen penuh untuk mendukung pemerintah agar bisa cepat bergerak ketika terjadi bencana,” ujar Michael Umbas, Komisaris PT Pelita Air Service.
Selain mengangkut tim tanggap bencana BNPB, kapasitas cargo pesawat memuat kebutuhan bantuan yang disiapkan BNPB berupa bahan makanan, selimut, obat-obatan, masker dan kebutuhan lainnya.
Umbas menyampaikan akan mendukung arahan presiden Jokowi untuk gerak cepat membantu mengatasi bencana di dua provinsi di Nusa Tenggara itu.
"Kita semua tentu berdoa dan sangat prihatin atas bencana ini. Dan kami siap untuk terus membantu dengan mengirimkan bantuan melalui armada pesawat yang ada,” kata Michael Umbas.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.