Satu Jenazah Korban Tabrakan Kapal Ditemukan, 14 Lainnya Masih Dicari

Adi Haryanto, Koran SI · Senin 05 April 2021 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 525 2389700 satu-jenazah-korban-tabrakan-kapal-ditemukan-14-lainnya-masih-dicari-UBnDDX0H5r.jpg Foto: Ilustrasi Shutterstock

BANDUNG - Satu jenazah korban KM Barokah Jaya yang bertabrakan dengan MV Habco Pioneer, di perairan Indramayu berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan, Senin (5/4/2021) siang.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Jabar Supriyono mengungkapkan, satu korban yang berhasil ditemukan itu langsung dibawa dan kini posisinya sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara, Indramayu.

"Hasil pencarian hari ini, ditemukan satu korban lagi dan langsung kami evakuasi," ucapnya ketika dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.

Dia menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB. Jenazah tiba pukul 15.45 WIB di Pelabuhan Eretan.

Baca juga: Kendala Operasi SAR Kapal Tabrakan di Indramayu, Cuaca Buruk hingga Tak Ada Sinyal

"Lokasi penemuan satu jenazah itu berada di sektor satu di mana pencarian dilakukan oleh KN SAR Wisnu," sebutnya.

Proses pencarian para korban yang belum ditemukan hari ini dilakukan dengan dibagi tiga sector, yakni sektor satu oleh KN SAR Wisnu dengan luas area pencarian yaitu 33 NM, sektor dua KM Gelora Asmara dengan luas area 26.5 NM dan sektor tiga KRI Cucut dengan luas area pencarian 38.7 NM.

Disinggung soal kendala yang dihadapi dalam proses pencarian, dia menyebutkan yang paling berat adalah menghadapi cuaca yang tidak menentu dan dapat berubah dengan cepat. Kemudian alat komunikasi dan jaringan internet, serta jarak tempuh dari lokasi kejadian ke Pelabuhan Eretan yang cukup jauh.

Baca juga: Cerita Ibu Korban Selamat Insiden Tabrakan Kapal: Saya Kaget Sampai Gemeteran

"Medan di lokasi pencarian cukup sulit dan cuaca tidak menentu. Ketika gelombang tinggi pasti akan menghambat. Makanya proses pencarian dilakukan saat fajar terbit hingga matahari tenggelam," ucapnya.

Belum diketahui identitas jenazah yang ditemukan tersebut karena harus menjalani proses identifikasi oleh tim DVI polri. Adanya penemuan itu berarti hingga kini masih terdapat 14 orang lagi yang masih belum ditemukan. Sementara 15 orang selamat dan dua korban lainnya telah ditemukan meninggal dunia lebih dulu.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini