Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Trotoar Rp21 Miliar Jadi Lapak Parkir Liar di Tangsel, Komunitas Sepeda Curhat Begini

Hambali , Jurnalis-Selasa, 06 April 2021 |12:07 WIB
Trotoar Rp21 Miliar Jadi Lapak Parkir Liar di Tangsel, Komunitas Sepeda Curhat Begini
Parkir liar di jalur sepeda.(Foto:Okezone/Hambali)
A
A
A

TANGERANG SELATAN - Komunitas sepeda menyesalkan banyaknya parkir liar yang menyerobot jalur trotoar di sepanjang Jalan Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Padahal, trotoar di sana baru saja rampung dibangun beberapa waktu lalu.

Dari data yang dihimpun, pembangunan trotoar itu menggunakan anggaran APBD tahun 2020 dengan pagu sebesar Rp21 miliar. Pengerjaannya dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU), beriringan dengan pelebaran jalan Rawa Buntu sepanjang 1.350 meter.

Sayangnya, trotoar yang menopang para pejalan kaki, pesepeda dan penyandang disabilitas itu kini disalah fungsikan. Deretan mobil-mobil terparkir melintang di atasnya, kondisi demikian semakin menjadi pada waktu jam makan siang hingga sore hari.

Baca Juga: Razia Parkir Liar di Depan Kuningan City, Belasan Motor Digembosi

Masyarakat dari komunitas sepeda, menyesalkan jika lahan trotoar yang baru selesai dibangun itu malah dijadikan lahan parkir liar. Menurut mereka, pemerintah dan dinas terkait harusnya tak fokus sekedar membangun tapi juga memberikan pengawasan.

Baca Juga: Dishub DKI Angkut Motor yang Parkir Liar di Depan RSCM

 "Sayang ya, karena itu menggunakan anggaran cukup besar tapi di lapangan justru disalah fungsikan. Kita ini di Tangsel kesannya terbiasa sekedar membangun saja, tapi perawatan, pengawasannya lemah. Asal bangun, lalu perkara nanti bagaimana itu urusan nanti," kata pembina komunitas sepeda Noris Owner Community (NORC) Chapter Tangsel, Andi Permana, Selasa (6/04/21).

Dia mengatakan, penyediaan pedestrian atau trotoar sangat membantu bagi para penggunanya. Termasuk mereka yang memilih bersepeda ke tempat kerja. Oleh karena itu menurutnya, pemerintah harus segera mencarikan solusi kongkrit agar parkir liar tak lagi berada di atas trotoar.

"Kalau dipelihara dengan baik, kita sangat mengapresiasi sekali. Terutama buat pesepeda, bikers, yang back to work (BTW), itu sangat membantu sekali. Maka nya jangka panjangnya harus dicarikan solusi, tentu melibatkan banyak pihak. Sedangkan untuk jangka pendeknya, harus ada tindakan juga di lapangan," ucapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement