Razia Gabungan di Rutan Blora, Petugas Temukan Handphone dan Senjata Tajam

Heri Purnomo, iNews · Selasa 06 April 2021 22:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 512 2390503 razia-gabungan-di-rutan-blora-petugas-temukan-handphone-dan-senjata-tajam-4TqUl8zyne.jpg Petugas saat razia di Rutan Blora (foto: iNews/Heri)

BLORA - Petugas gabungan dari TNI - Polri dan Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Blora temukan dua buah handphone, dan sejumlah senjata tajam (Sajam), Selasa (6/4/2021) malam.

Razia ini digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) lembaga pemasyarakatan yang jatuh pada 23 April mendatang, dan ini merupakan razia gabungan pertama kali selama pandemi Covid-19.

"Kegiatan ini merupakan rangkaian HUT pemasyarakatan yang jatuh pada 23 April nanti. Kita menggandeng TNI - Polri untuk razia di dalam. Razia gabungan ini yang pertama selama pandemi Covid-19," ungkap Kepala Rutan Kelas IIB Blora, Dedi Cahyadi.

Baca juga:  Razia di Blok Narkoba Lapas Tembilahan, Petugas Temukan 19 HP

Ditambahkan Dedi, sasaran razia gabungan ini lebih kepada kepemilikan handphone, obat obatan terlarang, narkoba, dan senjata tajam.

"Razia ini kami lakukan secara rutin, seminggu bisa dua sampai tiga kali. Jika memang terbukti ditemukan barang barang tersebut, tahanan akan kami tempatkan di sel strap atau sel khusus, " tegasnya.

Baca juga:  Blok Narkoba di Lapas Blitar Tiba-Tiba Digeledah, Ada Apa?

Dalam razia petugas gabungan malam ini, petugas menggeledah setiap kamar tahanan dan semua penghuni rutan kelas II B Blora.

Hasil razia gabungan tersebut, petugas gabungan menemukan dua buah handphone merek Nokia beserta casenya di kamar mandi, gunting, logam berupa sendok yang bisa dibuat sajam, serta sikat gigi baru juga bisa di buat senjata.

"Temuan tersebut akan kami tindak lanjuti, kita selidiki siapa pemiliknya. Jika terbukti sangsinya selain di sel strap, tahanan itu tidak bisa mengajukan CB (keringanan hukuman), maupun asimilasi serta program lainya, " paparnya.

Di Rutan kelas II B Blora ini ada 126, dua perempuan, narkoba 20 orang (Pengedar), pidana umum, korupsi dan elegal loging.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini