Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demokrat Kubu Moeldoko: Bandingkan Jokowi dengan AHY Itu Bagai Langit & Sumur

Rakhmatulloh , Jurnalis-Jum'at, 09 April 2021 |02:39 WIB
Demokrat Kubu Moeldoko: Bandingkan Jokowi dengan AHY Itu Bagai Langit & Sumur
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

AHY juga anak sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang hidupnya pasti dimanja dan menikmati kekayaan dari orangtuanya yang berlimpah.

"Makanya ketika AHY menjadi Ketua Umum Partai Demokrat pun ia masih selalu dijagain atau dipapah orangtuanya. Bahkan untuk berorasi pun AHY selalu disiapin teks agar AHY bisa berorasi mengikuti petunjuk ayahnya yang tertuang diteks pidato yang dibacanya. Jika tanpa teks, pidato AHY akan ngalor ngidul tidak nyambung seperti bicaranya Vicky Prasetyo dulu itu," ungkapnya.

Selain itu, kata SHE, AHY juga belum pernah diuji jiwa dan kualitas kepemimpinannya dari tingkat bawah, seperti yang dialami oleh Presiden Jokowi dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Kata dia, AHY ujug-ujug jadi Ketua Umum Partai Demokrat dan ingin menjadi Presiden.

"Itu rumus politik dari mana? Makanya banyak senior Partai Demokrat yang mengatakan AHY itu tidak pernah mendaki, tapi tiba-tiba ada di puncak. Ini kan bahaya sekali, sangat beresiko bagi masa depan bangsa ini, jika saja nantinya AHY jadi Capres," ucap SHE.

Oleh karena itu, sambung dia, dukungan untuk AHY agar bersedia menjadi Calon Gubernur DKI itu sebenarnya sudah merupakan suatu kehormatan tertinggi. Sebab, sebenarnya pihaknya sadar AHY pantasnya dicalonkan jadi camat atau bupati di Pacitan, namun karena pihaknya kasiha hingga pada akhirnya setuju kalau AHY dicalonkan Cagub DKI Jakarta 2024.

"Kalau AHY menang ya syukur kalau kalah ya tidak masalah, karena saat AHY pernah dites untuk maju menjadi calon Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu, meskipun para pendukungnya seluruh Indonesia dikerahkan ke Jakarta, toh AHY tetap kalah saja, dan pidato ayahnya (SBY) tidak didengar oleh rakyat yang dahulu menjadi pemujanya. Mungkin saja rakyat sudah bangkit kesadarannya, hingga tidak mau tertipu untuk kesekian kalinya," pungkas dia.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement