JAKARTA - Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated akan berganti nama menjadi Sheikh Mohamed bin Zayed, dan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (12/4/2021) besok.
Dalam peresmian ini, Presiden Jokowi akan didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
Lalu, siapakah Sheikh Mohamed bin Zayed yang namanya didaulat menjadi nama Jalan Tol Layang Japek II Jakarta - Cikampek berdasarkan Surat Izin Menteri PUPR Nomor BM.07.02-Mn/635?.
Baca Juga: Besok Ruas Tol Japek Layang Ditutup 5 Jam, Berikut Pengalihan Arus Lalu Lintasnya
Mohamed bin Zayed atau nama lengkapnya Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan merupakan Pangeran mahkota Abu Dhabi, dan Deputi komandan tertinggi Pasukan Angkatan Darat Uni Emirat Arab (UEA).
Baca Juga: Ganti Nama, Tol Layang Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara
Ia juga dikenal sebagai pemimpin Arab yang paling berpengaruh, bahkan melebihi Putra mahkota Mohammed bin Salman Al Saud. Sejak menjabat sebagai Komandan Angkatan Bersenjata, UEA memiliki hubungan baik dengan Amerika Serikat sebagai sekutu khususnya dalam pembelian senjata dan menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.
Mohamed bin Zayed semakin dikenal setelah Presiden RI Joko Widodo menunjuk dirinya sebagai Ketua Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia, selain dua nama lainnya, yakni Tony Blair dan Masayoshi Son.
Ketiganya amat berperan dalam mempromosikan investor global untuk berinvestasi di Indonesia selama ini.
Mohamed bin Zayed diketahui memiliki peran dalam rencana investasi sebesar 10 miliar dollar AS atau setara Rp 144 triliun. Dana ini, nantinya akan ditempatkan pada dana kelolaan Indonesia Investment Authority.
(Sazili Mustofa)