Rumah Warga di 5 Desa Bandung Rusak Akibat Angin Puting Beliung

Adi Haryanto, Koran SI · Senin 12 April 2021 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 525 2393312 rumah-warga-di-5-desa-bandung-rusak-akibat-angin-puting-beliung-DfnZIGX9D8.jpg Atap rumah makan rusak akibat angin puting beliung di Bandung Barat (foto: Dok BPBD)

BANDUNG BARAT - Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat (KBB), hingga menimbulkan dampak kerusakan di sejumlah wilayah.

Berdasarkan assessment Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), KBB, tercatat ada tujuh kejadian bencana yang dilaporkan terjadi di lima desa. Yakni di Desa Tamanjaya, Sudimampir, Padalarang, Kertamulya, Margajaya.

"Bencana angin puting beliung disertai hujan deras terjadi pada Minggu (11/4) sore. Total ada tujuh kejadian bencana, tidak sampai menimbulkan korban jiwa hanya kerusakan materi," terang Kepala Pelaksana BPBD, KBB, Duddy Prabowo, Senin (12/4/2021).

Baca juga:  Bandung Diterpa Hujan Es dan Angin Kencang, Ini Penjelasan BMKG

Dia mengatakan, dampak yang ditimbulkan akibat kejadian itu menyebabkan 2 rumah rusak ringan, 2 rusak sedang, dan 3 rusak berat. Selain itu, sebuah tempat makan juga rusak berat dan satu garasi mengalami rusak ringan.

Untuk rumah yang mengalami kerusakan rata-rata terjadi di bagian atap karena genteng ataupun asbesnya tersapu angin. Namun masih bisa tertangani setelah petugas datang dan membantu warga membereskan kerusakan yang terjadi.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Puncak Bogor Hujan Lebat Disertai Kilat hingga Sore

"Satu orang hanya mengalami luka ringan dan langsung ditangani. Sementara total ada 33 jiwa yang terdapampak akibat kejadian ini," sambungnya.

Selain kerusakan rumah, lanjut Duddy, hujan disertai angin kencang juga menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) Gedung Serba Guna di Kompleks Padalarang Indah, RT 01/30, Desa/Kecamatan, Padalarang, ambruk. TPT sepanjang 8 m dengan tinggi 2 m itu tidak kuat menahan debit air yang tinggi.

"Ada beberapa rumah yang kemasukan air beserta lumpur. Yang paling terdampak rumah milik Hamisar yang dihuni 5 jiwa," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini