Pengamatan Hilal Awal Ramadhan di Observatorium Bosscha Terkendala Cuaca Mendung

Adi Haryanto, Koran SI · Senin 12 April 2021 19:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 525 2393500 pengamatan-hilal-awal-ramadhan-di-observatorium-bosscha-terkendala-cuaca-mendung-6ZHIGNOXby.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

BANDUNG BARAT - Kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat pengamatan hilal di Observatorium Bosscha, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tidak bisa teramati dengan baik.

Hingga terbenamnya bulan pada 18.08 WIB, kondisi cuaca di kawasan Lembang dan sekitarnya dalam keadaan mendung merata, sehingga memberikan halangan untuk mendeteksi sabit bulan tipis.

"Pengamatan hilal awal Ramadhan 1442 Hijriah kali ini terkendala kondisi cuaca yang berawan (mendung) di sekitar langit Lembang," terang Peneliti Observatorium Bosscha Yatny Yulianty saat dihubungi, Senin (12/4/2021).

Baca juga:  Breaking News: Kemenag Sebut Referensi Hilal Awal Ramadhan Terlihat di Indonesia

Menurutnya, kondisi cuaca menjadi tantangan yang utama untuk pengamatan tahun ini. Karakteristik hilal saat ini memang termasuk sulit namun, jika kondisi cuaca cerah dan mendukung pihaknya optimistis hilal bisa teramati dengan baik.

Kendati cuaca berawan sehingga tidak mendukung kelancaran pengamatan, namun pihaknya tetap melakukan pengamatan. Pihaknya menegaskan, bukan sebagai pihak yang berwenang menyampaikan hasil pengamatan dan menentukan awal Ramadhan.

"Tugas Observatorium Bosscha adalah menyampaikan hasil perhitungan, pengamatan, dan penelitian tentang hilal tidak bisa menentukan dan mengumumkan awal Ramadhan karena kita hanya menyediakan data," tuturnya.

Baca juga:  PBNU Tetapkan 1 Ramadhan 1442 Hijriah Jatuh pada 13 April 2021

Kegiatan pengamatan bulan sabit oleh Observatorium Bosscha ditujukan untuk meneliti ambang visibilitas (kenampakan) bulan sebagai fungsi dari elongasi dan ketebalan sabit bulan, dan juga dalam rangka rukyatul hilal.

Pengamatan dilakukan menggunakan dua buah teleskop berukuran 106 mm dan 66 mm berjenis refraktor yang masing-masing dilengkapi detektor kamera.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini