Share

Demi Bulan Madu, Calon Pengantin Ini Rela Jual Kokain dan Heroin Seharga Rp1,2 Miliar

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 14 April 2021 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 18 2394569 demi-bulan-madu-calon-pengantin-ini-rela-jual-kokain-dan-heroin-seharga-rp1-2-miliar-hyo9z6o7mG.jpg Calon pengantin ini rela menjual kokain dan heroin untuk bulan madu (Foto: Liverpool Echo)

INGGRIS - Calon pengantin Terrie Renwick awalnya berencana menikah pada September tahun lalu dan bermaksud untuk membayar bulan madu dengan menjual kokain dan heroin seharga lebih dari 60.000 poundsterling (Rp1,2 miliar).

Namun alih-alih berjalan menyusuri lorong menuju tunangannya, dia menghadapi hakim di pengadilan setelah dia ditemukan dengan tangan di toilet dalam upaya untuk menghilangkan barang bukti.

Liverpool Echo melaporkan wanita berusia 29 tahun ini hanya perlu membayar kembali sebesar 300 poundsterling (Rp6 juta) dari uang narkoba setelah pengadilan mendengar dia tidak memiliki sarana untuk membayar kembali jumlah yang sangat besar.

Frank Dillon, jaksa penuntut pada pengadilan tahun lalu, mengatakan petugas menggerebek rumahnya pada pagi hari tanggal 16 Juli.

Dia berada di hari terakhir masa lisensinya karena dakwaan sebelumnya berurusan dengan heroin dan kokain ketika polisi muncul.

(Baca juga: Setidaknya 20 Siswa Taman Kanak-Kanak Tewas dalam Kebakaran di Sekolah Niger)

Mereka menemukan calon pengantin membuang narkoba ke toiletnya. Seorang petugas yang berpikiran cepat menelusuri obat-obatan tersebut melalui sistem dan mengambil 220 bungkus kokain dan heroin dari pipa luar.

"Jelas barang-barang ini telah dibuang ke toilet oleh Renwick,” terang Dillon.

Mereka juga menemukan 125 poundsterling (Rp2,5 juta) di dompetnya, dua ponsel yang berisi nomor-nomor pecandu narkoba kelas A.

Narkoba yang disita bernilai total 2.410 poundsterling (Rp48 juta), tetapi Dillon mengatakan angka yang dikumpulkan oleh Renwick jauh lebih tinggi.

Dia mengatakan kepada pengadilan pada Selasa (13/4), jumlah total yang diminta dalam aplikasi Proceed of Crime Act (POCA) adalah 60.468 poundsterling (Rp1,2 miliar).

(Baca juga: Kapal Komersial Terbalik, 6 Orang Selamat, 12 Hilang)

Dia mengatakan sebagian dari uang itu adalah hasil dari "transfer bank yang tidak dapat dijelaskan".

Dia menambahkan dana sebenarnya yang tersedia untuk disita jauh lebih sedikit dan menjelaskan kepada pengadilan uang tunai yang disita di tempat kejadian berjumlah 307 poundsterling (Rp6 juta) dan juga telepon.

Sementara itu, hakim Brian Cummings, QC, memerintahkan 307 poundsterling (Rp6 juta) harus dibayarkan oleh Renwick dalam tiga bulan ke depan atau dia akan menghadapi penjara dua minggu lagi.

Pada sidang sebelumnya, pengacara Sarah Griffin mengatakan jika itu adalah situasi yang sangat menyedihkan.

"Dia hanya mencoba mengumpulkan dana untuk bulan madunya dan kembali ke perdagangan narkoba dengan cara yang mudah, dalam pikirannya, untuk mengumpulkan dana seperti itu,” terangnya.

Renwick, dari Vulcan Close, Warrington, mengakui dua tuduhan berurusan dengan obat golongan A dan kepemilikan taser yang ditemukan di lemari dapurnya selama penggerebekan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini