Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Para Aktivis di Myanmar Gelar Protes "Berdarah"

Agregasi VOA , Jurnalis-Rabu, 14 April 2021 |18:42 WIB
Para Aktivis di Myanmar Gelar Protes
Protes anti-kudeta militer di Myanmar (Foto: Reuters)
A
A
A

YANGON - Para penentang kudeta di Myanmar membalurkan cat dan berbagai pewarna merah lain di jalan-jalan dan rambu-rambu di luar kantor-kantor pemerintah, pada Rabu (14/4). Aksi yang digelar pada hari kedua liburan tahun baru tradisional itu ditujukan untuk menggambarkan darah orang-orang yang terbunuh saat memprotes junta.

Aksi yang bertujuan untuk mempermalukan militer itu berlangsung di berbagai kota, menurut foto-foto yang diposkan di media-media sosial. Para aktivis menyebutnya sebagai serangan “berdarah”.

Beberapa pengunjuk rasa berpawai sambil membawa poster-poster yang menyerukan pembebasan pemimpin dari pemerintahan yang digulingkan, Aung San Suu Kyi.

Perempuan peraih Nobel Perdamaian itu telah ditahan sejak kudeta 1 Februari lalu dengan berbagai tuduhan, termasuk melanggar undang-undang kerahasiaan negara, yang bisa memenjarakannya selama 14 tahun. Para pengacara Suu Kyi membantah semua tuduhan-tuduhan itu.

(Baca juga: Minta Hujan dan Panen Besar, Para Penyembah Menari dengan Tengkorak Kepala Manusia)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement