Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Swedia Hadapi Defisit Sperma Selama Pandemi COVID-19

Agregasi VOA , Jurnalis-Jum'at, 16 April 2021 |17:57 WIB
Swedia Hadapi Defisit Sperma Selama Pandemi COVID-19
Foto: Reuters.
A
A
A

Berdasarkan hukum Swedia, sampel sperma hanya dapat digunakan oleh maksimal enam perempuan. Sebagian besar sperma yang disumbangkan di Swedia telah mencapai kapasitas legal ini, yang berarti bahwa di banyak wilayah, kehamilan dengan bantuan hanya tersedia untuk perempuan yang pernah menggunakan sampel sperma tertentu sebelumnya.

Margareta Kitlinski, yang menjalankan unit reproduksi di Rumah Sakit Universitas Skane, klinik terbesar di Swedia, mengatakan dibutuhkan sekitar delapan bulan untuk memproses donor karena melibatkan banyak tes . Selain itu banyak sampel yang gagal untuk didonasikan karena terkait masalah pembekuan.

“Jika ada 50 orang yang menghubungi Anda, paling banyak hanya setengah dari mereka yang bisa menjadi donor,” kata Kitlinski.

Beberapa wilayah Swedia telah menggunakan media sosial untuk mendorong calon pendonor pria, tetapi dengan hasil yang berbeda-beda. Sementara itu, kekurangannya masih ada.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement