JAKARTA - Sejumlah warganet berang dengan tidak adanya nama Pendiri NU, KH. Hasyim Asy'ari di buku sejarah Kemendikbud. Sejumlah tokoh mempertanyakan hal ini.
Seperti @haikal_hassan yang merupakan anggota presidium 212, yang mencuitnya siang tadi, Selasa (20/4/2021). Dalam cuitnya Haikal mengajak pengikut meminta tak diam dan mencari dalangnya.
"Buku Kamus Sejarah Kemendikbud baru: Hal.51: Darsono Notosudirjo-Komunis Hal.58: DN.Aidit-Komunis Hal.87: Henk Sneevliet-Komunis Hal.262:Samaoen-Komunis, Pendiri NU, HadratusSyaikh KH.Hasyim Asy'ari. Halaman berapa???? Ini kenapa pada diam? Ada apa dg bangsa ini? Cari dalangnya!" katanya dalam cuitannya.
Cuitanya Haikal kini telah diposting ulang dan disukai ribuan pengguna twitter. Mereka mempertanyakan langkah Kemendikbud yang menghapus kiai besar.
Hal sama diungkapkan Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid melalui akun twitternya, @hnurwahid. Ia mempernyatakan rekam jejak ideologi Dirjen Kebudayaan dibawah kementrian Nadiem.