Australia Kembangkan Anammox, 'Superbug' Pemakan Limbah

Agregasi VOA, · Kamis 22 April 2021 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 18 2398928 australia-kembangkan-anammox-superbug-pemakan-limbah-j6jVerBeUc.jpg Superbug pemakan limbah (Foto: Urban Utilities/videograb)

AUSTRALIA - Superbug pemakan limbah dikembangkan di pengolahan air limbah di Queensland, Australia. Bakteri itu menawarkan cara yang lebih ramah lingkungan untuk mengolah air limbah dan menghemat perusahaan pengelola air, Urban Utilities, hingga setengah juta dolar Australia, setahun.

Bakteri-bakteri yang tampak unik itu disebut anammox. Mereka berkembang biak di air limbah, terutama yang keluar dari toilet.

Michelle Cull dari Queensland Urban Utilities menjelaskan lebih detail tentang superbug tersebut. "Mereka tidak memiliki penglihatan x-ray atau kekuatan super. Nafsu makan mereka yang besar membuat mereka begitu luar biasa," jelasnya.

Bakteri-bakteri itu memakan limbah, membuang nitrogen dan amonium, dan membersihkannya secara alami dalam prosesnya. Mereka sengaja ditumbuhkembangkan dalam cakram plastik kecil yang disebut carriers, lalu dipindahkan ke tangki limbah.

Proses pembersihan air limbah yang selama ini dilakukan adalah dengan menggunakan bahan kimia dan energi dalam jumlah besar, tetapi sekarang bakteri ini menyediakan cara yang lebih berkelanjutan dan efisien nantinya.

(Baca juga: Pengadilan Korsel Tolak Gugatan "Perempuan Penghibur" pada Perang Dunia II)

"Superbug anammox akan menghemat biaya operasional kami sekitar setengah juta dolar Australia per tahun. Superbug ini juga bermanfaat bagi lingkungan karena ada cara yang lebih bersih dan lebih ramah lingkungan untuk mengolah limbah," jelas Michelle Cull. Bakteri yang ditumbuhkan di Brisbane itu diperkenalkan oleh Queensland Urban Utilities untuk melayani populasi yang berkembang pesat.

"Kota-kota yang berkembang berarti lebih banyak air limbah, itu berarti lebih banyak nutrisi dan amonia yang perlu kita hilangkan. Bakteri anammox sangat efisien dalam melakukan itu, sehingga mereka benar-benar menciptakan 10 persen kapasitas ekstra di Luggage Point,” terang manajer tempat pengolahan air limbah Peter Donaghy.

Mereka juga menggunakan energi 60 persen lebih sedikit daripada proses terakhir, tetapi ada satu hal yang perlu diingat. Bakteri anammox tumbuh sangat lambat. Lima tahun lalu Urban Utilities hanya punya cukup untuk mengisi toples kecil. Sekarang mereka telah melepaskan sepuluh kolam renang halaman belakang yang bernilai bakteri di tempat pengolahan limbah terbesar di Queensland.

Bakteri tidak dapat diimpor karena undang-undang biosekuriti. Jadi, Urban Utilities harus menumbuhkan bakteri itu dalam tangki yang suhunya diatur.

(Baca juga: Singapura Kirim Kapal MV Swift Rescue Bantu Pencarian KRI Nanggala 402)

Anammox adalah yang pertama dan satu-satunya di Australia tetapi Urban Utilities mengatakan akan segera terdapat cukup banyak Anammox untuk dibagikan ke seluruh Australia.

"Bakteri itu akan tersedia di Urban Utilities, di sebagian tempat pengolahan limbah yang lain, tetapi juga akan tersedia di utilitas lain di seluruh Australia yang juga ingin memanen manfaat yang dibawa anammox," jelas Peter.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini