Cegah Pemudik Masuk, Polda Banten Pasang 16 Pos Penyekatan di Pintu Tol hingga Jalur Tikus

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 22 April 2021 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 340 2398861 cegah-pemudik-masuk-polda-banten-pasang-16-pos-penyekatan-di-pintu-tol-hingga-jalur-tikus-vYKs9gfbQS.jpg Ilustrasi (Foto:Dok Okezone)

BANTEN - Polda Banten akan memasang 16 posko penyekatan mengatisipasi jalur pemudik melintasi Banten. Penyekatan dilakukan di jalur utama dan jalur tikis yang jadi perlintasan.

"Kami sudah memetakan posko penyekatan, tak hanya jalan raya, namun kami juga memetakan jalur-jalur tikus, seperti kawasan pedesaan serta alternatif, sehingga dipastikan tidak ada kendaraan yang masuk dan keluar Banten," kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi kepada MNC Portal , Kamis (22/4/2021).

Baca Juga: Terminal di Banten Akan Ditutup Selama Mudik Lebaran

Dia menjelaskan, penyekatan sebanyak 16 titik tersebut dilakukan di jalur tol dan jalur arteri yang kerap dijadikan jalur mudik. Sejumlah titik Tol yang akan disekat antara lain Gerbang Tol Cikupa disekat dari arah Jakarta, Gerbang Tol Merak disekat dari arah Lampung menuju Jakarta.

Baca Juga: Larangan Mudik, Polisi Ingatkan Sopir Truk Tidak Bawa Penumpang

Sementara untuk titik jalan arteri di antaranya Gerbang Citra Raya, pasar Kemis, Kronjo, Tigaraksa, Jayanti (cisoka), solear (cisoka), simpang asem, simpang pusri, gayam pandeglang, gerem, gerbang pelabuhan merak, pelabuhan BBJ Bojonegara, Jasinga dan Cilograng.

"Jadi semua titik jalur tikus sudah kita sekat kita dirikan posko. Jadi masyarakat diimbau jangan curi-curi mudik akan kita putarbalikan," tambah Edy.

Dalam penyekatan, sebanyak 1.600 personel pengamanan mudik lebaran diterjunkan dibantu para personel TNI dan Dishub. Petugas akan memeriksa setiap kendaraan yang melintas di sejumlah titik penyekatan. Pemeriksaan juga berlaku bagi truk dan ambulans.

Personel gabungan tidak hanya meminta putar balik jika ada pemudik, jika ada pengendaraan truk barang yang nekat menyelundupkan akan dikenakan sanksi tilang. Dinas Perhubungan juga sudah memberikan edaran agar angkutan travel tidak beroperasi di tanggal larangan mudik.

"Apabila ada kendaraan truk ngangkut penumpang, terpaksa kita tilang kita putar balikkan," tegas Edy Sumardi.

Sementara itu, untuk jalur penyeberangan pelabuhan Merak menuju Bakauheni Lampung sudah tidak lagi menyediakan tiket penumpang.

"Jadi bagi masyarakat tanggal 6-17 Mei bagi masyarakat tidak mudik, kita sudah melakukan koordinasi dengan stakeholder, ASDP Pelabuhan juga sudah tidak menyediakan tiket penumpang pada 6-17 Mei" pungkasnya.

Sebelumnya Pemerintah melarang mudik dimasa pandemi Covid-19 melalui Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No 13 Tahun 2021 tentang Pelarangan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini