Pembantaian di Rumah Sakit, 4 Tewas, 1 Luka-luka

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 29 April 2021 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 18 2403007 pembantaian-di-rumah-sakit-4-tewas-1-luka-luka-wVLokAhVok.jpg Pembantaian di rumah sakit di Jerman, 4 orang tewas, 1 terluka parah (Foto: Mirror)

JERMAN - Empat orang tewas dan seorang lainnya terluka parah akibat pembantaian di sebuah rumah sakit di Jerman.

Seorang wanita berusia 51 tahun telah ditangkap setelah polisi mengepung Klinik Oberlin di Potsdam, yang dekat ibu kota Berlin, pada Rabu (28/4) larut malam.

Dalam sebuah pernyataan, petugas mengatakan kepada Mirror jika mereka tiba di klinik sesaat sebelum jam 21.00 waktu setempat. Lalu mereka menemukan empat orang tewas, dan satu orang terluka parah.

"Di kamar rumah sakit yang berbeda di satu bangsal, total empat orang meninggal dan satu orang terluka parah ditemukan,” terang polisi Jerman.

"Korban mengalami cedera parah,” lanjutnya.

Seorang juru bicara polisi mengatakan bahwa kematian itu "akibat kekerasan" dan wanita yang ditahan adalah tersangka utama.

(Baca juga: AS dan Indonesia Rayakan Keberhasilan Kerja Sama Atasi Perubahan Iklim dan Pelestarian Alam)

Polisi mengatakan tersangka adalah pegawai rumah sakit. Keluarga korban pun sudah diberitahu.

Tidak jelas apakah yang meninggal adalah semua pasien di klinik dan tidak ada informasi yang dirilis mengenai motif penembakan itu.

Petugas tetap berada di tempat kejadian dan penyidik TKP juga berada di sana.

Potsdamer Neueste Nachrichten melaporkan tim pembunuhan dari Departemen Kepolisian Barat telah mengambil alih penyelidikan atas dugaan "pembunuhan yang disengaja".

Dia mengatakan insiden itu 'mungkin pembunuhan paling serius di Potsdam selama beberapa dekade.'

(Baca juga: Cegah Selingkuh, Istri di China Beri Suami Obat Penyebab Impotensi)

Berbasis di Potsdam, ibu kota Brandenburg, negara bagian yang mengelilingi ibu kota Jerman, Klinik Oberlin adalah rumah sakit ortopedi spesialis dengan sekitar 160 tempat tidur dan 300 staf.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini