Tetapi, ada juga yang menyebutnya makam Panembahan Prawoto, salah seorang dari empat putra Sunan Prawoto, atau cicit Sunan Kalijaga. Konon sebutan mbah pada Mbah Sunan Prawoto berasal dari kata Panembahan Prawoto.
Baca juga: Karomah Syekh Nawawi Al Bantani, Melihat Kakbah dari Masjid di Jakarta
Nampaknya dugaan kedua ini lebih masuk akal. Sebab ada juga makam Pangeran Prawoto di belakang Masjid Agung Demak, yang diapit makam ayahnya (Sultan Trenggono) dan Raden Patah.
Terlepas dari kontroversi itu, masyarakat lokal, menyebutnya bukit Prawoto, karena dari situlah syiar agama dan kepedulian sosial Sunan Prawoto mengendalikan semua tata kelola syiar dan sosialnya, sehingga petilasan sejarah dan budaya, termasuk makam kerabat-kerabatnya dimakamkan pada wilayah perbukitan Kars, jadi disebut Bukit Prawoto.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.