Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mahfud MD Sebut Angka Kemiskinan di Indonesia Naik Dampak Pandemi Covid-19

Fahreza Rizky , Jurnalis-Sabtu, 01 Mei 2021 |15:00 WIB
Mahfud MD Sebut Angka Kemiskinan di Indonesia Naik Dampak Pandemi Covid-19
Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto : Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, kemiskinan di Indonesia terus berkurang seiring dengan perjalanan waktu. Namun, di tengah prosesnya, ada hambatan yang mengakibatkan naiknya angka kemiskinan, salah satunya pandemi virus corona (Covid-19).

Mahfud menuturkan, ketika Indonesia belum merdeka, angka kemiskinan diperkirakan mencapai 99 persen. Lalu ketika sudah merdeka dan dipimpin Presiden pertama RI Soekarno, kemiskinan berkurang menjadi 54 persen.

"Begitu Indonesia dan Bung Karno memerintah sampai tahun 1966, kemiskinan berkurang. Dari yang dahulu mungkin diperkirakan 99 persen, setelah Bung Karno jatuh (1966) sekitar 54 persen orang Indonesia yang miskin," kata Mahfud dalam webinar Tadarus Demokrasi yang diselenggarakan MMD Initiative, Sabtu (1/5/2021).

Lalu ketika masuk era Orde Baru, Presiden kedua RI Soeharto menggenjot pembangunan ekonomi yang menyebabkan angka kemiskinan berkurang menjadi 18 persen pada 1997-1998.

Baca Juga : Tak Cabut UU ITE, Pemerintah Hanya Lakukan Revisi Terbatas

"Terus setelah reformasi beberapa Presiden ganti dan akhir Presiden SBY angka kemiskinan tinggal 11,9 atau 11,7 persen gitu," ucap Mahfud.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement