Gubernur Sebut Warga Jabodetabek Dilarang Masuk Banten Saat Pelarangan Mudik

Teguh Mahardika, Koran SI · Senin 03 Mei 2021 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 340 2404941 gubernur-sebut-warga-jabodetabek-dilarang-masuk-banten-saat-pelarangan-mudik-xwVWaehKPY.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim menyebut warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang masuk wilayah aglomerasi dilarang mudik tidak diperbolehkan masuk ke wilayah Banten seperti Serang, Pandeglang, Lebak, hingga Cilegon saat peenrapan pelarangan mudik.

"Orang Jabodetabek enggak boleh ke Serang, orang Serang enggak boleh ke Jabodetabek," kata Wahidin kepada wartawan di Pendopo Gubernur, Kota Serang, Senin (3/5/2021).

Larangan mudik akan diberlakukan dari tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Jika ada masyarakat yang memaksakan, petugas akan memutar balikkan pemudik hingga pemberlakuan tilang.

Baca juga: PSBB di Banten Diperpanjang hingga 17 Februari 2021

Meskipun, kata Wahidin, wilayah Tangerang Raya secara administratif masuk Provinsi Banten. Namun dilarang masuk ke wilayah Banten lainnya unruk mengendalikan pandemi Covid-19.

Baca juga: Gubernur dan Ulama Banten Dukung Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri

"Cuma Gubernur gimana besok lebaran?, dari Tangerang enggak boleh ke sini (Serang). Kalau enggak boleh nggak apa-apa di rumah saja," ujarnya.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini