Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Begini Suasana Malam Selikuran Trah Mataram Islam Kraton Kasunanan

Bramantyo , Jurnalis-Senin, 03 Mei 2021 |00:31 WIB
 Begini Suasana Malam Selikuran Trah Mataram Islam Kraton Kasunanan
Kubu lembaga dewan adat di dalam masjid Agung Solo (Foto: MNC Portal/Bramantyo)
A
A
A

Usai LDA Kraton Kasunanan Surakarta menggelar tradisi malam selikuran selanjutnya Kraton Kasunanan Surakarta juga menggelar malam acara serupa namun diawali dengan prosesi Kirab tumpeng Sewu dengan peserta terbatas.

Rombongan abdi dalem membawa jodang sebagai wadah 1.000 nasi tumpeng. Disamping itu mereka juga membawa lampion dan lampu ting. Berangkat dari Kraton menuju masjid Agung Solo.

Pengageng Parentah Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, K.G.P.H. Dipokusumo sebut prosesi kirab seribu tumpeng digelar untuk memperingati Malam Selikuran.

Bahwa tradisi yang berlangsung sejak lama. Diawal kirab hanya dilaksanakan dari Kraton menuju Masjid Agung. Namun di masa PX X rute kirab ditambah dari Kraton Surakarta menuju taman Sriwedari (Bon Rojo).

"Namun sekarang (kirab) dikembalikan seperti semula. Karena awalnya memang di sini (Masjid Agung)," paparnya.

Gusti Dipo juga menyebut pelaksanaan kegiatan di Masjid Agung ini, merupakan otoritas Sinuhun Pakubuwono dalam hal ini adalah Hingkang Sinuhun PB XIII dalam melaksanakan proses, tradisi, adat Kraton Surakarta Hadiningrat yang sudah turun temurun.

Acara malam selikuran kedua belah pihak berjalan dengan sukses. Terlihat penjagaan ketat oleh petugas Kepolisian dari Polresta Surakarta selama prosesi acara berlangsung.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement