Santri di Jombang Ramai Pulang Kampung Naik Kereta Api Jelang Larangan Mudik

Mukhtar Bagus, iNews · Senin 03 Mei 2021 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 519 2404792 santri-di-jombang-ramai-pulang-kampung-naik-kereta-api-jelang-larangan-mudik-76gErtrZCC.jpg Santri di Jombang mudik. (Foto: Mukhtar Bagus)

JOMBANG - Gelombang mudik dari kalangan santri di Kabupaten Jombang, Jawa Timur terus mengalir. Selain menggunakan bus, sebagian santri juga ada yang menggunakan moda transportasi kereta api. 

Arus mudik santri sudah terjadi sepekan ini. Para santri terus memadati area stasiun di Kota Jombang.

Sebagai syarat naik kereta, para santri diwajibkan melakukan tes GeNose terlebih dahulu untuk memastikan mereka bebas dari corona.

Berbeda dengan sebelumnya, surat keterangan hasil tes GeNose ini hanya berlaku selama satu hari atau untuk satu kali naik kereta api.

Baca juga: Pulang ke Kalbar, 46 Santri Dinyatakan Positif Covid-19

Jika akan kembali naik kereta keesokan harinya, penumpang diwajibkan melakukan tes GeNose ulang.

Salah satu santriwati, Rizkia Cahya mengatakan, para santri mengaku baru melakukan mudik hari ini karena kegiatan pembelajaran di pesantren memang baru selesai sekarang.

Agar tidak terkena penyekatan, para santri juga telah membawa bekal surat jalan dan surat keterangan sehat dari pondok pesantren masing-masing.

Baca juga: Polisi Periksa Makanan yang Menyebabkan 85 Santri di Bekasi Keracunan

“InsyaAllah aman,” ujar Rizkia, Senin (2/5/2021).

Terkait data jumlah penumpang yang mudik dengan menggunakan sarana transportasi kereta api, pihak stasiun kereta api di Jombang enggan memberikan keterangan pada wartawan.

Pihak stasiun berdalih, selama masa mudik ini, seluruh kewenangan penyampaian informasi ke publik dialihkan PT KAI pusat.

Layanan mudik untuk masyarakat dan para santri ini akan terus diberikan oleh PT KAI hingga tanggal 5 Mei 2021.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini