Petani Ini Tak Sengaja Pindahkan Batu Perbatasan Antara 2 Negara

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 05 Mei 2021 08:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 18 2405795 petani-ini-tak-sengaja-pindahkan-batu-perbatasan-antara-2-negara-mb55hRWqhu.jpg Batu perbatasan antara Belgia dan Perancis (Foto: David Lavaux)

BELGIA - Seorang petani di Belgia membuat "keributan" setelah secara tidak sengaja memindahkan batu perbatasan negara dengan Prancis.

Hal ini diketahui setelah seorang penggemar sejarah lokal sedang berjalan di hutan ketika dia melihat batu yang menandai batas antara kedua negara telah bergerak sejauh 2,29 meter.

Petani Belgia, yang tampaknya kesal dengan batu di jalur traktornya, telah memindahkannya ke dalam wilayah Prancis.

Alih-alih menimbulkan keributan internasional, insiden itu disambut dengan senyuman di kedua sisi perbatasan.

"Dia membuat Belgia lebih besar dan Prancis lebih kecil, itu bukan ide yang bagus," kata David Lavaux, walikota desa Erquelinnes di Belgia, kepada saluran TV Prancis TF1.

“Tindakan semacam itu menyebabkan sakit kepala di antara pemilik tanah pribadi, apalagi negara tetangga,” lanjutnya.

(Baca juga: Diplomat Tewas Jatuh dari Gedung Tinggi)

Lavaux menegaskan petani juga dapat menghadapi tuntutan pidana jika dia gagal untuk mematuhinya.

"Jika dia menunjukkan niat baik, dia tidak akan mendapat masalah, kami akan menyelesaikan masalah ini secara damai," katanya kepada situs berita Belgia, Sudinfo.

Sementara itu, Walikota Belgia juga senang karena kotanya bertambah besar. “Saya senang, kota saya lebih besar," tambah walikota Belgia sambil tertawa.

"Tapi Walikota Bousignies-sur-Roc tidak setuju,” ujarnya.

"Kita harus bisa menghindari perang perbatasan baru," kata walikota tetangga desa Prancis yang tertawa melihat kejadian itu, Aurélie Welonek, kepada La Voix du Nord.

Otoritas lokal Belgia berencana menghubungi petani tersebut untuk memintanya mengembalikan batu tersebut ke lokasi aslinya. Jika itu tidak terjadi, kasusnya bisa berakhir di kementerian luar negeri Belgia, yang harus memanggil komisi perbatasan Prancis-Belgia, yang tidak aktif sejak 1930.

(Baca juga: Kasus Covid-19 Tembus 20 Juta Orang, Oposisi India Serukan Lockdown Penuh)

Diketahui, perbatasan antara Prancis dan tempat yang sekarang disebut Belgia membentang sepanjang 620 km (390 mil). Itu secara resmi didirikan di bawah Perjanjian Kortrijk, ditandatangani pada tahun 1820 setelah kekalahan Napoleon di Waterloo lima tahun sebelumnya. Batu itu berasal dari tahun 1819, ketika perbatasan pertama kali ditandai.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini